By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Kasus Meningkat, PPKM 50 Persen Diterapkan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Kasus Meningkat, PPKM 50 Persen Diterapkan
KESEHATAN

Kasus Meningkat, PPKM 50 Persen Diterapkan

Redaksi
Last updated: 1 Maret 2022 23:29
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di kota Tarakan meningkat dan beberapa sekolah ditutup sementara. Hal ini juga membuat beberapa sekolah di kota Tarakan akan kembali menggelar PTM 50 persen serta akan dilakukan evaluasi per dua pekan.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan mulai Maret 2022 ini, pihaknya kembali menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan memberlakukan pembelajaran PTM hanya 50 persen.

Hal ini dilakukan lantaran diputuskan pasca banyak sekolah terpapar Covid-19.

“Februari lalu kemarin mulai menerapkan PTM full 100 persen di SD dan SMP. Nah, untuk mengurangi penyebaran kita stop dulu,” terangnya. (01/03/2022).

Selain itu, dijelaskan Khairul, mengacu pada angka positif rate masing-masing sekolah yang terpapar. Sehingga, jika

“Kalau sudah berada di atas 80 persen maka sudah seharusnya dihentikan sementara.Jadi kalau sekolah kita kemarin rata-rata di atas itu semua. Kita berbicara by data,” bebernya.

“Akan dilakukan evaluasi perdua minggu, untuk sementara dilakukan penghentian sementara. Apakah 50 persen atau full, Estimasi Maret sudah mulai turun baru kita PTM lagi,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tidak Sarankan Anak Menjalani PTM Sebelum Vaksinasi
Kasus Positif Bertambah, Dinkes Kaltara Ingatkan Tetap Jaga Prokes
Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri
kasus Varian Baru Covid Sudah Masuk Indonesia, Satgas Covid Tarakan Lakukan Upaya Preventif
Belum Selesai Covid-19, Hepititis Juga Menjadi Perhatian IDAI
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Aksi Aliansi Masyarakat Kecil, Ingatkan PDAM Tidak Berbisnis
Next Article Ducati launch: Lorenzo and Dovizioso’s Desmosedici
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?