By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Waspada, Uang Palsu Ditemukan Beredar di Tarakan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Waspada, Uang Palsu Ditemukan Beredar di Tarakan
PEMKOT TARAKAN

Waspada, Uang Palsu Ditemukan Beredar di Tarakan

Redaksi
Last updated: 26 Mei 2022 23:43
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Meski sudah sejak lama kasus peredaran uang palsu tidak pernah terdengar, namun warga Tarakan dibuat geger usai selembar uang mirip pecahan Rp 100 ribu diduga uang palsu ditemukan beredar di Kota Tarakan, Kamis (26/5/2022).

Kejadian tersebut, saat seorang pemilik toko toko grosir di Jalan KH Dewantara, Kelurahan Karang Balik menyadari bahwa uang hasil transaksi jual beli yang dimilikinya diduga merupakan uang palsu usai menghitung uang pendapatannya. Ia memperkirakan
Kejadian tersebut terjadi sekitar tiga hari lalu atau pada Senin (23/5/2022).

“Kemungkinan ini sudah 3 haru. Bukan saya yang terima, tapi adik saya waktu itu terima. Mungkin juga cepat-cepat karena banyak pembeli jadi tidak sadar kalau itu palsu,” ungkapnya.

Diketahui, terdapat perbedaan mencolok uang Rp 100 ribu tersebut dengan uang pecahan Rp 100 ribu lainnya saat dihitung. Erwin sampai saat ini belum sempat mengecek CCTV karena memang belum ada waktu dan posisinya sudah banyak orang saat itu yang masuk membeli barang.
Ia mengakui tidak akan melaporkan ke pihak kepolisian dan mengikhlaskan barang senilai Rp 100 ribu yang dijualkan merugi.

“Saya akan simpan dan juga kalau Cuma Rp 100 ribu tidak mungkin. Kalau untuk palsunya, ya belajar dari ini hati-hati saja lagi, kalau tidak pakai mesin ya manual pelan-pelan,” urainya.

Saat ini, dirinya memili menyimpan uang yanh diduga palsu tersebut. Jika ada dari pihak Bank Indonesia ingin mengecek pihaknya mempersilakan.

Print Friendly, PDF & Email
TPA Hake Babu Sudah Terlalu Lama Over Kapasitas, Pemkot Upayakan Pembebasan Lahan TPA Baru
Serahkan Bantuan Obat-obatan, Gubernur Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes
Selamatkan Laut, PSDKP Ajak Masyarakat Lakukan Dari Hal Terkecil
Mengamuk ke Kantor Polres Tarakan, Pria Pelaku Pembunuhan Dilumpuhkan
Serahkan Sepeda Listrik Yang Diamankan, Polres Tarakan Himbau Warga Tidak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Umum
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lakukan Studi Sistem Pengelolaan Anggaran DPD RI Teken Kerjasama Beberapa Sektor Bersama Bahrain
Next Article Meski Punya Skill Tinggi Dalam Mencuri, Seorang Residivis Tetap Tertangkap
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?