By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Tak Hujan Selama Seminggu, Suplai Air PDAM Terganggu
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Tak Hujan Selama Seminggu, Suplai Air PDAM Terganggu
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Tak Hujan Selama Seminggu, Suplai Air PDAM Terganggu

Redaksi
Last updated: 19 Agustus 2022 21:50
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga saat ini produksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan masih hanya mengantungkan produksi pada hujan. Alhasil sejak tidak turunnya hujan dalam sekitar satu minggu membuat PDAM mengalami krisis air baku.

Akibatnya, hal tersebut berdampak pada layanan PDAM yang harus melakukan penghentian aliran secara bergilir kepada masyarakat. Hal itu seperti Pelanggan air bersih yang berada di Kecamatan Tarakan Tengah dan Tarakan Timur.

“Sejak seminggu terakhir kondisi Embung Binalatung sudah mengering. Kami terpaksa menghentikan produksi, menunggu turunnya hujan dan air baku kembali tersedia. Jadi, kami hentikan produksi, akibat keringnya embung,”ungkapnya.

Diketahui, sebagian pelanggan yang berada di Kecamatan Tarakan Tengah dan seluruh pelanggan yang ada di Kecamatan Tarakan Timur. Berjumlah sekitar 13 ribu sambungan. Seharusnya, kata Iwan, kekeringan di embung Binalatung mestinya tidak terjadi.

“Jika sesuai jadwal 2022, sudah ada suplai air baku dari intake Indulung. Namun sampai saat ini belum ada aliran listrik sehingga tidak bisa menghidupkan pompa,”ucapnya

“Indulung sudah 1,5 tahun dibangun, tetapi listriknya tidak ada. PLN sudah mengerjakan dan menjanjikan bulan 9 (September) atau 10 (Oktober) nanti selesai sehingga bisa menghidupkan pompa,” kata dia.

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Zainal Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ar-Rahman
Setelah Lama Vakum, Parade Musik Sahur digelar malam ini
Tarif Parkir dan Fasilitas Pelabuhan Malundung Dikeluhkan Warga, Ini Jawaban Pelindo
Tanggani Pengurangan Bakau, 1.000 Hektare Mangrove Siap Direhabilitasi Pada Tahap Pertama
Bakal Berikan Penghargaan Untuk Warga dan Instansi yang Tertib KCKR
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Di Depan Menhub, Gubernur Zainal Minta Pembangunan KIHI Libatkan Pengusaha Lokal
Next Article Dapat Aduan dari Warga Pantai Amal, Komite III DPD RI Ingatkan Hasil Kesepakatan Bersama
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?