By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Soroti Gerakan Kokos, Anggota DPRD Tarakan Adyansyah Sampaikan Begini
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Soroti Gerakan Kokos, Anggota DPRD Tarakan Adyansyah Sampaikan Begini
PEMKOT TARAKANPOLITIK

Soroti Gerakan Kokos, Anggota DPRD Tarakan Adyansyah Sampaikan Begini

Redaksi
Last updated: 20 September 2024 01:15
Redaksi
2 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Semakin eksisnya gerakan kokos jelang Pilkada, membuatn Simpatisan Kharisma sekaligus Anggota DPRD Tarakan fraksi PKS Adyansyah angkat bicara. Ia melihat sampai saat ini gerakan kokos belum dapat menunjukan apa saja keresahan yang akhirnya membuat mereka tidak mendukung Kharisma. Menurutnya setiap pilihan tentunya memiliki alasan yang kuat dan kuat untuk membuat seseorang menentukan pilihannya. Sampai saat ini ia belum menemukan adanya alasan yang kuat pada gerakan kokos yang bersifat sosial untuk tidak memilih kharisma.

“Saya melihat sejauh ini belum ada alasan konkret yang diberikan gerakan kokos kepada masyarakat. Sehingga ini wajar jika kemudian gerakan ini diduga lahir dari adanya kepentingan yang tidak terakomodir. Dalam politik saya rasa setiap orang punya alasan yang kuat dan jelas untuk memilih, bahkan orang yang memutuskan golput sekali pun juga punya alasan jelas,”sambungnya.

Selain itu, menurutnya gerakan tersebut terkesan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan simpati masyarakat. Diingatkan, salah satu cara tersebut ialah dengan mencatut nama pejabat yang diklaim berapa di belakang mereka. Menurutnya cara tersebut tidak bisa dibuktikan dan hanya menimbulkan kegaduhan.

“Sampai saat ini secara pribadi saya melihat belum ada alasan spesifik pendukung kokos ini apa yang membuat mereka mendukung kokos ini yang menimbulkan pertanyaan. Gerakan ini dilatarbelakangi oleh hal apa. Selain itu saya juga menyayangkan adanya pencabutan nama pejabat yang dilakukan gerakan ini. Padahal mereka tidak mendukung Kharisma, tidak dukung saja, jangan membawa-bawa nama pejabat untuk dibenturkan,”katanya.

“Padahal sudah jelas beberapa waktu lalu, pak Gubernur mengantarkan Kharisma saat pendaftaran dan pak Gub secara resmi mengintruksikan simpatisannya untuk memenangkan Kharisma di Tarakan. Arahan itu jelas dan diucapkan di publik. Sehingga dengan cara pencatutan nama tokoh ini membuat gerakan ini semakin terlihat tidak memiliki alasan untuk mendukung kokos,”terangnya.

Menurutnya, sepatutnya gerakan kokos lebih cerdas dalam mengungkapkan alasan mereka tidak mendukung Kharisma. Tentunya alasan tersebut dapat dibuktikan secara fakta dan data agar nantinya tidak menimbulkan berita hoaks dan fitnah. Sehingga kata dia dengan menunjukan fakta dan data hal itu sekaligus memberikan pendidikan politik bagi masyarakat.

“Dalam artian hingga saat ini gerakan kokos belum dapat menunjukan apa saja kekurangan kinerja walikota sebelumnya, atau memang walikota sebelumnya memang tidak punya celah pada kinerjanya. Karena kita tahu bersama semua visi-misi pak dokter di tahun 2019 sudah terealisasi,”ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Tiba di Tarakan, Waria Pemeran Video Porno Sementara Ditahan di Rutan Polres Tarakan
Benglap VI/1-2 Tarakan Paldam VI/Mlw Gelar Penanaman Ribuan Mangrove di Kota Tarakan
Lakukan Tinjauan Objek Wisata Pantai Amal, DPRD Soroti Kontruksi Bangunan
Intruksikan KORMI Tarakan Kembangkan Potensi Kreativitas Masyarakat
Dota 2 and CS:GO top Steam’s 2016 list for most played games
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Capaian Prestasi: Kontingen Kaltara Meraih 3 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu
Next Article Dua Calon Pemimpin Kaltara Bertemu, Sulaiman – Yansen Serukan Pilkada Damai
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?