By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Makam Covid-19 Longsor, Keluarga Mendiang Kecewa Tidak Adanya Penangganan Cepat Pemerintah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Makam Covid-19 Longsor, Keluarga Mendiang Kecewa Tidak Adanya Penangganan Cepat Pemerintah
PEMKOT TARAKAN

Makam Covid-19 Longsor, Keluarga Mendiang Kecewa Tidak Adanya Penangganan Cepat Pemerintah

Redaksi
Last updated: 3 Oktober 2021 12:23
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Terjadinya longsor pada makam khusus Covid-19 di Jalan Pangeran Aji Iskandar Kelurahan Juata Laut pada Sabtu Pagi (02/10/2021) cukup mengejutkan masyarakat. Sehingga pasca tersebarnya kabar longsor keluarga mendiang jenazah berbondong-bondong datang untuk melihat mendiang jenazah keluarga.

Saat dikonfirmasi, salah satu keluarga mendiang korban covid-19, Hasrullah menerangkan pihaknya cukup kecewa karena tidak adanya penangganan cepat dari pihak terkait atas kejadian tersebut.

“Sampai sore tadi belum ada kabar dari pemerintah untuk melakukan evakuasi jenazah yang tertimbun longsor. Mereka hanya datang tadi pagi meninjau dan belum kepastian untuk evakuasi,”ujarnya, (02/10).

Namun begitu, kondisi itu membuat salah satu pihak keluarga mendatangkan satu unit ambulance untuk melakukan evakuasi dan dibantu pihak RT 18 Kelurahan Juata Laut untuk melakukan penggalian makam yang tertimbun.

Terpantau, bahkan terdapat Peti mayat dalam kondisi pecah dan nyaris dipenuhi air. Sehingga ia menerangkan, jika ia dan keluarga mendiang lainnya melakukan inisiatif memperbaiki sendiri makam yang rusak.

“Kami inisiatif sendiri saja dengan biaya dan tenaga sendiri. Kalau mau mengharap pemerintah tidak ada responnya. Jenazah keluarga kami mau dimakamkan di pemakaman Jalan Matahari Kampung Bugis,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua RT 18 Kelurahan Juata Laut, Pujiono mengatakan, DLH Tarakan belum memberikan arahan lanjutan padanya.

“Terus terang sebagai RT saya bingung juga. Arahan DLH tadi pagi nanti dulu dievakuasi, tetap saya yang didesak warga untuk bantu penggalian. Mau tidak mau saya pasti bantu keluarga korban,” tukasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Permudah Pengiriman Berkas CPNS, BKPSDM Lakukan Kerjasama Kepada Kantor Pos
Cicipi Nanas dan Olahan Singkong Desa Kampung Baru, Wagub Syukuri Berkah Dari Tuhan
Malam Valentine, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Dirazia Satpol PP
Pandemi Membuat Masyarakat Rawan Alami Persoalan Finansial, Keretakan Rumah Tangga dan Stress
Upayakan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, BKP Terapkan Program P2L
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article
Next Article Wagub Kaltara Sebut Batik Mampu Ciptakan Dinamika Bermasyarakat
82 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?