By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Upayakan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, BKP Terapkan Program P2L
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Upayakan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, BKP Terapkan Program P2L
PEMKOT TARAKAN

Upayakan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, BKP Terapkan Program P2L

Redaksi
Last updated: 13 Agustus 2021 17:33
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di sejumlah daerah di Indonesia, menyebabkan terbatasnya aktivitas perjalanan ke luar daerah. Sehingga kondisi itu turut berdampak pada berkurangnya aktivitas pengiriman.

Saat dikonfirmasi, Kepala Balai Karantina Pertanian (BKP), Ahmad Alfaraby mengungkapkan, Dalam membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama sayuran di masa pandemi Covid-19 dan PPKM yang sedang diterapkan saat ini, sebagai pelaksana program, BKP pun sudah menjalankan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tersebut.

“P2L dilaksanakan mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting. Maupun penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan,” tuturnya, (13/8).

Adapun program P2L merupakan kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif. Agar bisa dimanfaatkan sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Untuk program P2L ini, bisa dilaksanakan kelompok masyarakat, di mana nanti mereka bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan, diharapkan nantinya bisa meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan,”tuntasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Kuota Haji Turun, Sebagian Calon Jemaah Belum Lengkapi Dokumen
Meski Dianggap Efektif, Program Jaring Penghalang Sampah Tidak Dikembangkan
Soal Isu Masuknya Maskapai Ke Bandara Juwata, Begini Sikap Kabandara
Pelatihan Terus Berjalan, Disnaker Klaim 60 Persen Lulusan Terserap Lapangan Kerja
Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Alami Peningkatan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sambut HUT RI, Gubernur Kukuhkan 40 Peserta Paskibraka Kaltara
Next Article Rapat Penyesuaian Bersama Mendagri, Dinas PTSP akan di Fokuskan untuk Pelayanan Publik
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?