By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Lakukan Pemantauan Takjil di Pasaran, Begini Temuan BPOM
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Lakukan Pemantauan Takjil di Pasaran, Begini Temuan BPOM
PEMKOT TARAKAN

Lakukan Pemantauan Takjil di Pasaran, Begini Temuan BPOM

Redaksi
Last updated: 11 April 2022 23:45
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Belum lama ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan melaksanakan intensifikasi pangan takjil guna menjamin dan melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan selama bulan puasa.

Saat diwawancara, Kepala Balai POM Tarakan, Herianto Baan Pengawasan takjil ini dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dalam mengonsumsi pangan berbuka puasa/takjil sepanjang Ramadan.  Harapannya, masyarakat tidak ragu untuk mengkonsumsi atau berbuka dengan pangan takjil.

“Kita mengambil sample secara acak jajanan atau takjil yang dijual di lokasi. Selanjutnya kita lakukan uji sample untuk menguji empat kandungan bahan berbahaya,” terangnya, Senin (11/04/2022).

Lebih lanjut,“Bahan berbahaya yang diuji langsung di dalam mobil keliling yakni makanan yang mengandung Formalin, boraks, metanil yellow dan rhodamin B,” tambahnya.

Dikatakan Herianto, dari hasil uji sample takjil di Pasar Ramadan Kelurahan Pamusian ini, pihaknya tidak menemukan makanan takjil yang mengandung kandungan berbahaya. 

“Hasil uji sempel yang terdiri dari 22 sempel yang diambil tidak mengandung kandungan berbahaya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari intensifikasi pengawasan pangan olahan menjelang idul Fitri 1443 H. Selanjutnya kita akan melaksanakan uji sempel dititik lainnya untuk memastikan produk yang dijajakan pelaku usaha aman dikonsumsi,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Sudah Diprediksi Sejak Maret, Kasus Covid-19 di Tarakan Melandai
Gedung Mulai Dibangun, McDonalds Akan Hadir di Tarakan
Segera Disahkan, Perda Pariwisata Ditarget Sah Bulan Ini
Unit Resmob Satuan Reskrim Polres Tarakan berhasil membekuk DPO Kasus Pencurian
Diduga Kelebihan Muatan, Speed Boat Non Reguler Kargo Terbalik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Delapan Area Integrasi jadi Fokus Pencegahan Korupsi
Next Article Rangkaian HKG ke-50 PKK Bersama DWP Kaltara Gelar Pasar Murah
10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?