By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Khawatirkan Dampak Kenyamanan, Warga Sebengkok Tolak Pembangunan TPS 3 R
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Khawatirkan Dampak Kenyamanan, Warga Sebengkok Tolak Pembangunan TPS 3 R
PEMKOT TARAKAN

Khawatirkan Dampak Kenyamanan, Warga Sebengkok Tolak Pembangunan TPS 3 R

Redaksi
Last updated: 10 Desember 2021 00:24
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melakukan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah, Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) di RT 19 Kelurahan Sebengkok, mendapat penolakan dari warga sekitar. Hal itu lantaran masyarakat mengkhawatirkan jika pengoperasian TPS dapat menimbulkan ketidaknyaman masyarakat dari berbagai faktor. Apalagi, kawasan tersebut merupakan area pada pemukiman penduduk.

Saat dikonfirmasi, Ketua Aspirasi Masyarakat Penolakan Pembangunan TPS di Kelurahan Sebengkok, Rahmat Darmawan menegaskan jika rencana tersebut mendapat reaksi keras dari warga sekitar. Dijelaskannya, ia dan masyarakat lainnya cukup menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap tidak memikirkan dampak kepada masyarakat.

“Kami sangat menolak atas rencana ini. Makanya kami memasang spanduk penolakan supaya jelas masyarakat di sini tidak ada yang menyetujui rencana itu,”

Selain itu, pihaknya kecewa lantaran spanduk penolakan tersebut dicopot oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Walau begitu, ia mengaku pihaknya tak gentar untuk melakukan penolakan atas rencana pembangunan tersebut.

“Sejak awal sudah jelas bahwa kami tidak setuju atas rencana ini, kami menolak tempat itu dijadikan TPS 3R,” tuturnya.

Kekecewaan Rahmat juga berkecamuk terhadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan yang menyatakan tak mengetahui adanya penolakan dari warga.

Ia mengatakan, pihaknya sempat menemui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyampaikan kekhawatiran masyarakat. Padahal menurutnya, masih banyak lokasi lain yang bisa dibangun TPS 3 R.

“Mungkin Pol PP diperintahkan disana (DLH). Mereka (DLH Tarakan) juga bilang tidak tahu warga menolak, omong kosong saja itu. Padahal kami sudah pernah bertemu,”ucapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Diwajibkan Tutup Selama Ramadhan, Pemkot Tarakan Keluarkan Surat Edaran Kepada THM
DPD BM PAN Tarakan Bentuk Kepengurusan Baru untuk Periode 2024-2028
Krisis Air Baku, PDAM Berharap Pada Hujan
Bertambahnya Angka Kemiskinan Disebabkan Kesulitan Perjalanan dan Pengurangan Jam Kerja
BPS Akan Akan Libatkan Satpol PP dalam Pelaksanaan Sensus
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Resmi Dilantik, DPP-IKAPTK Kaltara Diharapkan Lahirkan Terobosan Baru
Next Article Cegah Masuknya Varian Omicron, Binda Minta Perbatasan diperketat
10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?