By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Jadi Langganan Banjir, Warga Graha Nawacita Minta Tanggung Jawab Pengembang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Jadi Langganan Banjir, Warga Graha Nawacita Minta Tanggung Jawab Pengembang
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Jadi Langganan Banjir, Warga Graha Nawacita Minta Tanggung Jawab Pengembang

Redaksi
Last updated: 11 April 2023 00:43
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Akibat banjir yang kerap melanda RT 16 Kelurahan Karang Harapan Perumahan Graha Nawacita, puluhan warga perumahan melasungkan musyawarah sebagai upaya meminta pertanggungjawaban pihak pengembang pada Senin (10/4/2023) malam.

Saat dikonfirmasi, Salah satu warga Dede Kurniawan menerangkan, ia dan warga lainnya meresahkan seringnya banjir melanda lokasi tersebut. Menurutnya banjir disebabkan sungai dan drainase tidak dapat mengalirkan air dengan maksimal lantaran kecil dan dangkal.

“Malam kami melangsungkan pertemuan untuk persiapan bertemu pihak pengembang perumahan Graha Nawacita. Kami meminta agar sungai dikeruk dan dilebarkan untuk kelancaran saluran air,” Katanya.

Selain itu, warga perumahan juga meminta agar sungai di siring dan drainase di komplek perumahan dilebarkan. Menurut warga, drainase yang kecil membuat air mudah meluap hingga mengenangi jalan.

“Kami juga meminta supaya sungai disiring, paling tidak ada penanganannya lah. Sejak awal pihak pengembang mengatakan kawasan ini bebas banjir, tapi kenyataannya setiap hujan banjir,” tuturnya.

Karena kondisi tersebut, bersama ratusan warga merencanakan akan mendatangi kantor pengembang untuk meminta tanggung jawab. Dilatakannya, jika pihak pengembang tidak menanggapi sejak saat ini maka hal tersebut akan berdampak lebih parah di kemudian hari.

“Ini harus mendapat perhatian serius, karena kami di sini tidak ingin beli rumah yang digenang air. Kami di sini membayar tiap bulan, seharusnya pengembang bertanggungjawab serius menanggani ini,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Kaum Muda Rawan Terpapar Ideologi Ekstrim, Aktivis Terorisme Berikan Kuliah Umum Cegah Paparan Radikal Pada Mahasiswa
Penularan Meningkat, Permintaan Disinfektan Didominasi Gedung Perkantoran dan Rumah Ibadah
Selter JPT Pratama Resmi Dibuka
Buka Peluang Magang Ke Jepang, Siapkan Kuota 200 Orang
Wagub Yansen Beri Semangat 174 Atlet KORMI Kaltara ke Fornas VII 2023 Jawa Barat
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kapolres Tegaskan, Polisi Tak Miliki Wewenang Beri Perizinan
Next Article THR Dipastikan Cair Sebelum Lebaran, Walikota Tarakan Pastikan Honorer Tidak Dapat
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?