By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pidato Pertama Gubernur Kaltara “wajib batik hingga HUT kaltara”
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pidato Pertama Gubernur Kaltara “wajib batik hingga HUT kaltara”
KALTARALIPUTAN KHUSUSPARLEMENTERPEMERINTAHANPEMKAB BULUNGANPOLITIK

Pidato Pertama Gubernur Kaltara “wajib batik hingga HUT kaltara”

Redaksi
Last updated: 19 Februari 2021 20:27
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen Tipa Padan, hadiri rapat Paripurna di Gedung DPRD Kaltara dalam rangka serah terima jabatan (Sertijab), (19/2/2021).

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara, Sertijab Gubernur Kaltara
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara, Sertijab Gubernur Kaltara

Gubernur Zainal A. Paliwang Dalam sambutannya mengatakan, dirinya bersama Wakil Gubernur (Yansen TP) membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Kaltara untuk mewujudkan program kerjanya.

“Periode ke depan, menjadi momentum pembuktian kita bahwa Provinsi Kaltara merupakan rumah kita bersama, dan kabupaten/kota pilar-pilar pembangunan Kaltara,” kata Gubernur.

Gubernur kaltara, Zainal Arifin Paliwang dan wakil gubernur kaltara, Yansen TP
Gubernur kaltara, Zainal Arifin Paliwang dan wakil gubernur kaltara, Yansen TP

Dilanjutkannya, dalam hal ini diperlukan koordinasi dan konsolidasi dari semua pihak, Baik eksekutif maupun legislatif.

“Karena bagaimanapun juga, peran kedua lembaga ini sangat menentukan kebijakan provinsi ke depannya,” lanjut nya.

“Provinsi Kaltara harus berubah, maju, dan lebih sejahtera. Untuk itu, kita harus gerak cepat dan bersama-sama mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Yaitu dengan melakukan pembangunan, dengan bersinergi antara eksekutif, legilatif, serta yudikatif. Ini yang perlu kita bangun,” lanjut Zainal.

Pada rapat paripurna yang dihadiri mantan Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio, serta Forkopimda, bupati/wali kota, ketua DPRD kabupaten/kota, tokoh masyarakat, pemuda, dan tokoh agama hari ini, Gubernur juga mengharapkan DPRD Kaltara melakukan rapat paripurna tentang peraturan daerah (perda) hari jadi Kaltara.

“Kita harus menghargai perjuangan-perjuangan saudara, sesepuh kita yang berjuang tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu, dan tanpa memikirkan keselamatannya untuk berjuang terbentuknya Provinsi Kaltara,” ujar Zainal.

“Kita tahu bahwa Katara terbentuk tanggal 25 Oktober 2012. Berarti, insya Allah tahun ini, Kaltara berusia 9 tahun pada tanggal 25 Oktober,” tambahnya.

Gubernur juga meminta adanya perda logo Kaltara. “Sekali lagi saya mengharapkan kerja sama yang erat dari semua elemen,” imbuhnya.

Zainal juga kembali menyampaikan pentingnya menonjolkan kearifan lokal, Salah satunya, dengan mengenakan batik khas Kaltara.

“Saya megimbau jika waktunya memakai baju batik, pakailah batik khas Kaltara. Begitu juga kopiah khas Kaltara, yang sebagian anggota dewan (DPRD Kaltara) saya lihat menggunakannya. Semoga dalam sidang berikutnya bisa direalisasikan. Karena siapa lagi yang akan menonjolkan budaya khas Kaltara kalau bukan kita. Selama di Jakarta, saya selalu memakai batik khas Kaltara,” beber Gubernur kaltara dalam pidatonya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris, mengapresiasi keinginan Gubernur. Untuk mengangkat kearifan lokal Bumi Kaltara melalui baju batik dan bentuk lainnya.

“Akan kita tuangkan dalam RPJMD 2021-2024. Mengenai kearifan lokal, akan kita masukan di dalam lembaran raperda usulan atau OPD terkait, untuk merancang batik Kaltara supaya disosialisaikan dan menjadi batik daerah,” kata Norhayati Andris. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Wakapolda Kaltara Menghadiri Halal Bihalal Bersama Dengan Forkopimda Kalimantan Utara
Ketua Komite III DPD-RI Sambangi Kantor DPP LDII, Ada Apa?
Tingkatkan Keamanan Aktivitas Perjalanan, Ombudsman Saran Pelabuhan Tengkayu Pasang CCTV ke Arah Dermaga
1.000 Unit Rumah ASN Pemprov Dibangun Tahun Depan
These delicious Balinese street foods you need to try right now
TAGGED:dprdKalimantanutarakaltaraParipurnaSertijab
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Layanan darurat 112 masih Dijadikan Candaan
Next Article Gubernur Kaltara: “hentikan proses pengadaan barang dan jasa 2021”
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?