By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Genjot Sumber Daya Lokal, Kaltara Bersaing Di Sektor Ekspor
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Genjot Sumber Daya Lokal, Kaltara Bersaing Di Sektor Ekspor
KALTARAPEMERINTAHAN

Genjot Sumber Daya Lokal, Kaltara Bersaing Di Sektor Ekspor

Redaksi
Last updated: 12 Desember 2021 00:26
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Tanjung Palas- Peringatan hari perkebunan nasional ke-64 berlangsung secara khikmat. Di hadiri Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang yang dalam hal ini diwakili oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Kaltara, Udau Robinson serta Bupati Bulungan, Syarwani secara daring dari Desa Antutan sementara acara berlangsung dan berpusat di Prapat, Sumatra Utara, Jumat (10/12).

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin membuka langsung acara tersebut serta Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo turut memberikan arahan agar seluruh daerah di Indonesia terus mengembangkan sektor pertanian dan komoditas ekspor khususnya pertanian yang memiliki tren positif menopang pendapatan negara di tengah masa pandemi yang mengguncang ekonomi global.

“Sebab, perkebunan dan pertanian kita punya keunggulan. Hal ini terbukti selama pandemi covid-19 hanya sektor pertanian yang mampu bertahan dan tumbuh positif,” ungkap Mentan.

Dalam kesempatan tersebut Syahrul meminta daerah untuk mengembangkan komoditas perkebunan unggulannya agar di ekspor.

“Seluruh daerah tidak boleh tidak ekspor,” tegasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Syarwani mengungkapkan ini merupakan momentum yang luar biasa bagi Provinsi Kaltara khususnya Kabupaten Bulungan melalui program Kementerian Pertanian telah berkomitmen membudidayakan komoditas kakao dan lada.

“Selama tiga tahun ke depan (2022-2024), masing-masing seluas 1000 hektar. Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor perkebunan lada dan bidang coklat atau kakao ini,” jelasnya.

Terkait ekspor komoditas dirinya mengakui banyak komoditas yang bisa diunggulkan, namun untuk menjalankan hal tersebut harus ada ketersediaan, keberlanjutan serta kualitas produksi pada satu komoditas.

“Hal-hal itu harus kita perhatikan sesuai dengan standar ekspor untuk bisa menembus pasar internasional. Untuk sementara kita targetkan swasembada di tingkat lokal dengan tetap merencanakan dalam rangka peningkatan dan pengembangan komoditas unggulan untuk diekspor, melihat letak strategis Kaltara sebagai beranda Indonesia ke dunia internasional dengan jaminan kita persiapkan dulu pra syarat yang untuk kita bisa menuju ekspor tersebut,” ujar Syarwani.

Hilirisasi produk juga menjadi fokus, tidak hanya memproduksi barang mentah namun juga mengolahnya menjadi barang jadi atau setengah jadi untuk meningkatkan nilai jual produk ketika menembus pasar domestik dan internasional.

“Sisi hilirisasi ini tidak hanya tanggungjawab dinas pertanian baik provinsi maupun kabupaten, perlu di integrasikan seluruh opd-opd agar bisa menjawab persoalan para petani maupun pekebun kita hari ini. Contoh yang ada di Sajau kita tidak hanya sibuk memproduksi gabah ditempat yang sama kita melakukan pengeringan bahkan pengemasan, kebijakan yang saya buat untuk mendukung petani Kaltara khususnya Bulungan kita wajibkan ASN Bulungan membeli 10 kilogram beras lokal,” jelasnya

Print Friendly, PDF & Email
Korwil VI PP GMKI Dorong Polda Kaltara Tangkal Aliran Dana Narkoba untuk Pemilu
Gubernur Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
RSUD dr. H Jusuf SK Tambah Layanan Bedah Onkologi dan Kemoterapi untuk Deteksi Dini Kanker
Malam Silaturahmi PAKAR, Eratkan Tali Persaudaraan
Grand Final Duta Wisata Indonesia ke-16, Dihadiri Gubernur Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article TPA Hake Babu Sudah Terlalu Lama Over Kapasitas, Pemkot Upayakan Pembebasan Lahan TPA Baru
Next Article Gubernur Siapkan RSUD dr. H. Jusuf SK untuk Penanganan Pasien Jantung
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?