By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Tertimpa Longsor, 4 Rumah di Sebengkok Rusak
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Tertimpa Longsor, 4 Rumah di Sebengkok Rusak
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Tertimpa Longsor, 4 Rumah di Sebengkok Rusak

Redaksi
Last updated: 31 Desember 2022 22:19
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Sebanyak Empat rumah dilaporkan tertimpa yang RT 15 Kelurahan Selumit dan RT 20 Kelurahan Sebengkok. Musibah tersebut terjadi pada Senin (26/12/2022) sekitar pukul 08.00 Wita lalu. Salah satu korban yang rumahnya tertimpa longsor, Sabran warga RT 20 Kelurahan Sebangkok menerangkan, dinding belakang rumahnya yang terbuat dari papan kayu juga jebol. Meski begitu, bapak dua anak ini enggan meninggalkan rumahnya untuk menghindari longsor susulan.

“Beberapa hari sebelum kejadian, saya sudah merasakan ada pergerakan tanah. Jadi kami sudah siaga. Awalnya Minggu memang sudah ada tanda-tanda. Pada Senin malam sekitar pukul 3 atau 4 pagi bunyi-bunyi, jadi saya bangunkan anak-anak dan istri untuk keluar rumah. Sekitar jam 8 pagi runtuh semua, suaranya kayak angin ribut, tetapi kami sudah berada di tempat aman,”ungkapnya.

Walau masih ada ancaman longsor susulan, namun Sabran mengaku ingin tetap bertahan dan berencana merenovasi kembali rumahnya yang nyaris roboh. Dirinya hanya mampu tinggal di lokasi tersebut. Karena lahan yang digunakan awalnya milik saudaranya yang telah diberikan kepadanya.

“Rencananya mau tetap di sini, saya tinggal di sini sudah 20 tahun. Kejadian longsor sudah sering di sini, sekitar 5 kali tetapi ini yang paling besar dan parah. Kejadian longsor pada 2005 hanya sampai dapur, tanah yang masuk sedikit, begitu pula dengan yang 2007, setelah masih ada lagi longsor sekala kecil, tetapi saya lupa tahunnya. Dan kali ini paling parah,”katanya.

Ia menjelaskan, sebenarnya terdapat lima rumah terdampak longsor. Namun satu diantaranya merupakan rumah kosong. Dan paling parah terdampak karena tertimpun material hingga pokok pohon bambu. 

“Belum ada bantuan, padahal kejadiannya kemarin. Sedangkan rumah di atas saya yang masuk di RT 15 Kelurahan Selumit mereka sudah diungsikan, dan diberi biaya kos,” ucapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Menghindari Tabrakan Maut Mobil Avanza Milih Terjun Ke Parit
Wagub Berikan Atensi Khusus terkait Penanganan Jalan Sumalindo
Semarakan Hari Jadi Kaltara, DPK Gelar Lomba Perpustakaan SMA/SMK
Reses Hj. Rahmawati | Digital Marketing Kunci Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kaltara
Pantau Perbatasan RI-Malaysia di Ambalat, Pangkoarmada II Datang Bersama KRI Martadinata-331
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ekonomi Kaltara Diproyeksi Membaik di Akhir Tahun
Next Article Terima Aduan Kecurangan, DKUKMP Sidak SPBU Ladang
13 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?