By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Lakukan Studi Sistem Pengelolaan Anggaran DPD RI Teken Kerjasama Beberapa Sektor Bersama Bahrain
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Lakukan Studi Sistem Pengelolaan Anggaran DPD RI Teken Kerjasama Beberapa Sektor Bersama Bahrain
KALTARAPARLEMENTERPEMERINTAHAN

Lakukan Studi Sistem Pengelolaan Anggaran DPD RI Teken Kerjasama Beberapa Sektor Bersama Bahrain

Redaksi
Last updated: 26 Mei 2022 14:06
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Wakil Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri melakukan pertemuan dengan Komite Keuangan dan Administrasi Majelis Shura dan Majelis Nuwwab dalam rangka Studi Pengelolaan Anggaran Parlemen di Majlis Shura Gudaibiya, Selasa (24/05).

Hadir diantaranya Pimpinan dan Anggota PURT DPD RI, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, Ketua Masyarakat Bisnis dan Persahabatan Bahrain-Indonesia, Ketua Indonesian Diaspora Network Chapter Bahrain, Perwakilan Masyarakat Indonesia di Bahrain dan tamu undangan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Hasan Basri menyampaikan bahwa DPD RI merupakan kamar kedua dalam lembaga perwakilan Indonesia, yang tugas dan kewenangannya diatur dalam konstitusi negara Republik Indonesia.

Dirinya menyampaikan tujuan studi Referensi ini adalah dalam rangka untuk berdiskusi dan berbagi ilmu, pengalaman dan keahlian dengan Parlemen Kerajaan Bahrain, terkait dengan pengelolaan anggaran dan kebijakan rumah tangga.

“Dalam melaksanakan tugas PURT DPD RI perlu kiranya untuk kami memperoleh pengetahuan dan informasi mengenai mekanisme kerja parlemen, pengelolaan anggaran, serta pertanggung jawaban laporan,” ujar Hasan Basri.

Wakil Ketua PURT DPD RI asal Kalimantan Utara, Senator asal Kaltara tersebut menyampaikan hubungan bilateral antara Indonesia-Bahrain telah terjalin dengan baik khususnya pada penguatan kerjasama ekonomi.

“Melalui pertemuan antara Menlu RI dengan Menlu Bahrain pada September 2019 lalu, kedua negara sepakat untuk meningkatkan investasi dan kerjasama langsung antara pengusaha kedua negara,”ungkapnya.

Lebih jauh di forum yang sama, ia menyampaikan potensi dan kekayaan Sumber Daya Alam yang dimiliki oleh Indonesia.

“Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam. Pandangan seperti ini tidak sepenuhnya salah, dikarenakan beberapa produk sumber daya alam yang ada di Indonesia menjadi produk utama ekspor saat ini. Terdapat beberapa produk ekspor Indonesia yang menjadi unggulan di pasar global,”tuturnya.

“Produk unggulan yang dimiliki Indonesia di sektor perkebunan seperti Kelapa Sawit, Karet, Kopi, Teh, Kakao. Di bidang Industri ada Alas Kaki, dan yang terakhir adalah di sektor perikanan,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan beberapa potensi yang dapat dikembangkan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Utara. Hal ini dibuktikan dengan adanya kontribusi yang diberikan oleh Kalimantan Utara terhadap PDRB (produk Domestik Regional Bruto) yang terus meningkat.

Selain itu juga ia menilai, Sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Utara merupakan salah satu sektor perekonomian yang menjadi penopang utama Provinsi Kalimantan Utara di masa normal, bahkan pandemi.

“Kalimantan Utara juga memiliki kawasan perairan yang dapat dikembangkan untuk diekspor seperti Udang dan Ikan,”terangnya.

“Dengan potensi wilayah laut yang luas, peluang investasi di bidang kelautan dan perikanan terbuka lebar menyusul akselerasi program terobosan yang dilakukan oleh pemerintah dengan membuka peluang investasi” ujarnya.

“Kami berharap, dengan adanya pertemuan ini kedepannya potensi untuk ekspor melalui budidaya pertambakan, yang selama ini mengambil via Bangkok, agar bisa dapat ke via Indonesia khususnya Kalimantan Utara,” tutup Hasan Basri.

Print Friendly, PDF & Email
Sejumlah Investor Mulai Bangun Konstruksi di KIPI
Sah! Muakbar Jadi Ketua SMSI Tarakan Periode 2024-2029: Kolaborasi Antara Media Siber dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Sekprov Hadiri Olahraga Bersama
Akui Kerap Didatangi Figur di Tahun Politik, PCNU Tarakan Nyatakan Netral Jelang Pilkada
Malam Valentine, Puluhan Pasangan Bukan Suami Istri Dirazia Satpol PP
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Banyak Frekuensi Radio Ilegal di Kaltara, Ini Yang Bisa Terjadi Jika Dianggap Sepeleh
Next Article Waspada, Uang Palsu Ditemukan Beredar di Tarakan
4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?