By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: TPID akan Pantau Stabilitas Harga Sembako
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » TPID akan Pantau Stabilitas Harga Sembako
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

TPID akan Pantau Stabilitas Harga Sembako

Redaksi
Last updated: 26 April 2022 19:30
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat intern persiapan selama Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Selasa (26/4/2022).

Rapat yang langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga selaku Ketua Pelaksana Harian TPID Dr. Suriansyah, M.AP ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi mengenai upaya yang dilakukan setiap perangkat daerah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok.

Tidak hanya mengenai harga dan ketersediaan bahan pokok, dari sisi keamanan, transportasi, dan kesehatan juga menjadi perhatian. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Kaltara Rohadi S.E., M.AP.

“Mengenai kesiapan, seluruh OPD di Kaltara ternyata sudah ada yang mempersiapkan dari H-7 hingga H+7,” ujarnya.

Untuk pasokan bahan makanan, Rohadi menyampaikan Disperindagkop Kaltara sudah mengantisipasi kenaikan harga dengan menggelar pasar murah.

Selain itu, Disperindagkop juga akan mengadakan inspeksi di beberapa tempat perbelanjaan yang berada di Kabupaten Nunukan.

“Di Nunukan akan diadakan inspeksi/pengawasan ke toko terutama yang menyediakan parcel akan dicek, termasuk makanannya apakah sudah kedaluwarsa atau belum itu juga dipantau Disperindagkop,” katanya.

Demikian halnya kebutuhan bahan pokok. Dari laporan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara dipastikan kebutuhan bahan pokok cukup. “Dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sudah memastikan bahwa untuk stok yang kaitannya dengan produk pertanian itu berkecukupan,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi arus mudik, Dinas Perhubungan Kaltara telah membangun posko pemantauan di berberapa titik seperti pelabuhan, terminal, dan bandara yang ada dimasing-masing kabupaten/kota. Selain itu Dinas Kesehatan juga menyiapkan petugas kesehatan di posko tersebut.

Selanjutnya, pada pertemuan internal ini Sekda Suriansyah meminta agar seluruh OPD terkait serius mempersiapkan kesiapannya sesuai dengan tupoksinya masing-masing. “Artinya persiapan dalam dua minggu menjelang dan setelah hari raya, agar semua OPD ini berkoordinasi dengan kabupaten/kota juga. Karena yang punya wilayah adalah kabupaten/kota,” terang Rohadi.

Libur panjang yang dimulai sejak 29 April hingga 8 Mei mendatang, Sekda Surianyah meminta agar dibangun sekretariat untuk posko pemantauan. ”Kita di provinsi termasuk di Biro Perekonomian membuat sekretariat, paling tidak kalau ada laporan-laporan lain bisa disatukan dari beberapa OPD di situ,”lanjutnya.

Sekda juga menegaskan, agar pegawai yang bertugas di lapangan memiliki kualifikasi tinggi, sehingga dapat memberikan laporan yang tepat mengenai permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Jadi kita di Biro Perekonomian ini segera membentuk sekretariat bersama. Kami hanya menghimpun, karena sifatnya kita bukan teknis. Justru mereka yang di lapangan yakni OPD terkait melaporkan kondisi, kita yang menghimpun,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Snapchat ex-employee claims company faked growth stats to boost value
Bupati Nunukan Terima Kunjungan Kepala Kanwil Imigrasi Kaltim, Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan
Gelar Sosialisasi, Polres Tarakan Tegaskan Remaja Miliki Potensi Terhadap Ancaman Narkoba
Akan Bahas UMK, Walikota Tarakan Berharap Semua Pihak Dapat Menerima Hasil
Tergiur Untung Besar, Puluhan Member Jadi Korban Investasi Bodong
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur : Ketua RT Punya Andil Dalam Pembangunan
Next Article Arus Mudik Meningkat, Tambahan Ekstra Flight Belum Pasti
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?