By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Banyak Petugas Terpapar, Tes PCR Alami Kelangkaan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Banyak Petugas Terpapar, Tes PCR Alami Kelangkaan
PEMKOT TARAKAN

Banyak Petugas Terpapar, Tes PCR Alami Kelangkaan

Redaksi
Last updated: 18 Juli 2021 18:06
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Menjelang perayaan Idul Adha, sepertinya masyarakat yang hendak melakukan perjalanan harus bersabar. Hal itu dikarenakan habisnya stok PCR di sebagian besar Faskes.

Hal ini yang membuat, sejumlah masyarakat mengeluh dan bertanya-tanya jika ingin melakukan perjalanan lintas kota, karena keterbatasan pelayanan tes polymerase chain reaction (PCR).

Saat dikonfirmasi Walikota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes mengungkapkan keterbatasan ini dikarenakan berkurangnya tenaga kesehatan untuk pelayanan tes PCR dikarenakan terpapar covid. Sehingga

“Untuk PCR itu stoknya sebenarnya cukup, tapi petugas PCR nya juga ada yang kena begitu sehingga mereka kan biasanya kerjanya shift-shiftan dua orang pagi dua orang shift selanjutnya, dan seperti di RS Kota itu kan tinggal satu orang sehingga dia mengurangi pemeriksaan sample karena dia harus menjaga juga jangan sampai dia terpapar juga kan kacau” tuturnya, (18/07).

Lanjutnya,adapun syarat perjalanan yang sebagaimana dikeluhkan masyarakat yang berat serta sedikit menyulitkan.

“Sesuai pengalaman dan kejadian dibeberapa daerah untuk mengantisipasi surat kesehatan palsu atau scan-scanan kami memberlakukan swab acak bagi penumpang yang baru tiba di bumi Paguntaka,”terangnya.

Menanggapi kelangkaan PCR, pihaknya berencana melakukan penambahan Nakes. Kendati begitu, pihaknya belum memiliki niat melakukan penambahan Nakes pelayanan PCR.

“Upaya penambahan nakes ada, tapi bukan Nakes PCR. Sebenarnya petugasnya sudah cukup tapi karena sebagian besar terpapar, jadi sementara ini belum maksimal,”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Tak Terima Diputuskan, Remaja Sebarkan Foto dan Video Asusila Mantan Pacarnya
Tertimbun Tanah Galian, Seorang Lansia Berhasil Diselamatkan
Rayakan HUT Bakti ke 75, TNI AU Gelar Bersih Pantai
Pindah Tugas, Kasat Lantas Polres Tarakan Berganti Kepemimpinan
Videonya Sempat Viral, 4 Pencuri Berhasil Diamankan.
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penerapan Sanksi Prokes, Seharusnya Tidak Hanya Cenderung Ke Masker Saja
Next Article Komisi II DPRD Tegaskan Ketua RT Wajib Mendukung Program Vaksinasi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?