By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Belum Miliki Dokter Khusus, Lapas Kelas II A Tarakan Harapkan Perhatian
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Belum Miliki Dokter Khusus, Lapas Kelas II A Tarakan Harapkan Perhatian
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Belum Miliki Dokter Khusus, Lapas Kelas II A Tarakan Harapkan Perhatian

Redaksi
Last updated: 25 Juli 2022 21:52
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan. Mengingat jumlah warga binaannya cukup banyak, sementara tenaga medis untuk pemeriksaan kesehatan sangat kurang.

Kepala Lapas Kelas II A Tarakan, Arimin membenarkan sampai saat ini di Lapas Tarakan belum memiliki dokter sendiri untuk menangani narapidana yang sakit.

“Kami selalu mengusulkan (dokter) setiap tahunnya ke pusat. Saat ini kami hanya punya satu orang perawat tetap, kemudian dari Bantuan Kerja Operasional (BKO) satu orang dan kontrak satu orang jadi total ada tiga perawat,” ujarnya, belum lama ini.

Ia mengakui, keberadaan dokter di Lapas Tarakan sangat dibutuhkan. Sehingga pihaknya juga berharap dari pemerintah Kota Tarakan dapat memberikan dukungan dokter di Lapas Tarakan.

“Kita sudah komunikasi juga ke Dinas Kesehatan, supaya kita diberikan dokter lah. Selain itu sampai saat ini kami juga sudah koordinasi dengan pemerintah daerah terkait pelayanan kesehatan, alhamdulillah berjalan baik,” akunya.

Ia menjelaskan, untuk pemeriksaan kesehatan harian, ia mengatakan bahwa setiap hari pihaknya melakukan.

“Setiap saat juga tim kesehatan kami ada yang piket ada yang jaga,” terang dia.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini belum mendapatkan respon dari pemerintah pusat, padahal menurutnya warga binaan berhak mendapatkan fasilitas kesehatan layak meski berada dari balik jeruju besi.

“Jika warga binaan yang mengalami penyakit dengan kategori berat, kami selalu mendapatkan rujukan ke rumah sakit milik pemerintah daerah. Selama ini, tidak terdapat kendala saat merujuk warga binaan ke rumah sakit,” ungkapnya

“Pembiayaannya kalau yang ada KTP bisa diklaim sama BPJS, kalau yang tidak ada (KTP) kita ada dana untuk kesehatan sudah disediakan sendiri,” tutup Arimin.

Print Friendly, PDF & Email
BPBD Gelar Sosialisasi Penyusunan RPB
Lewat Sosialisasi GAP, Harap Hasilkan Komoditas Cabe dan Buah Kualitas Baik
Terima Keluhan Masyarakat, PJ Walikota Tinjau TPA Aki Babu
Permohonan Pengurusan SKCK Membludak, Ada Keperluan Pengurusan Untuk Daftar Caleg
Gubernur dan Ketua TP-PKK Kaltara Bernostalgia di Tarakan Jadul
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pengurusan Serikat Pemuda Jawa Dikukuhkan, Begini Kesan IPPM Kaltara
Next Article Mulai Pasang Target Politik, PAN Intruksikan Kader Maju Menjadi Kepala Daerah
31 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?