By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Objek Pariwisata Kaltara Dapat Dikembangkan dari Desa Wisata
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Objek Pariwisata Kaltara Dapat Dikembangkan dari Desa Wisata
PEMKOT TARAKAN

Objek Pariwisata Kaltara Dapat Dikembangkan dari Desa Wisata

Redaksi
Last updated: 18 Juli 2021 17:27
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A Paliwang, SH, M.Hum turut menghadiri Opening Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Agenda nasional ini dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., Jumat (16/7).

Sejumlah kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota seluruh Indonesia tak terkecuali di Provinsi Kaltara juga hadir dalam kesempatan tersebut secara virtual.

Dilansir dari siaran pers Kemenparekraf.go.id, Menteri Sandiaga Uno dalam sambutannya menuturkan Bimtek dan Workshop Online ADWI merupakan ajang untuk menjadikan desa wisata yang ada di Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Sekaligus membangun motivasi bagi pengelola desa untuk mengembangkan dan menjadikan desa sebagai penggerak ekonomi dengan mengedepankan kearifan lokal.

Kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata.

“Diharapkan dapat mendorong pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata dapat lebih berkembang, meningkatkan kapasitas masyarakat dan pengelola desa wisata, serta mengembangkan kreativitas dalam menciptakan konten kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga.

“Sehingga dapat meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Menciptakan lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan masyarakat,” sambung dia.

Sandiaga pun mengingatkan peran penting seluruh pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi dalam bingkai competence, commitment, dan champions. Serta menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu.

“Kami yakin kita bisa percepat kemajuan desa wisata menuju desa yang mandiri. Mari wujudkan visi membangun pariwisata nasional sebagai negara yang menghadirkan pariwisata yang berkelas dunia, berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan mensejahterakan masyarakat,” seru Sandiaga.

Program Kemenparkraf tersebut, dikatakan Gubernur, sejalan dengan pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu fokus Pemprov Kaltara dalam pengembangan desa wisata yang selaras dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara. Yaitu Berubah, Maju dan Sejahtera.

Dari 482 desa di provinsi termuda ini, beberapa di antaranya telah ditetapkan sebagai desa wisata.

Seperti di Kabupaten Malinau terdapat Desa Pulau Sapi, Long Loreh, Long Alango, Apau Ping, Setulang dan Desa Wisata Budaya Serindit.

Begitu juga dengan Desa Mara Satu Kabupaten Bulungan yang belum lama ini diusulkan kepada Gubernur untuk menjadi desa wisata. Serta sejumlah desa lainnya.

“Kita harapkan semua desa wisata di Kaltara yang memiliki objek wisata dapat mempromosikan kearifan lokal,” ujar Gubernur dari rumah jabatan di Jalan Enggang, Tanjung Selor.

Pria kelahiran Makassar ini juga mengharapkan dalam perspektif pengembangan pariwisata, pengembangan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan harus dimulai dari pengembangan wisata pedesaan. Karena ketangguhan pariwisata daerah bahkan nasional terdapat di pedesaan.

Sebagaimana diketahui, pengembangan desa wisata sendiri menitikberatkan pada pengembangan pariwisata berkelanjutan yang berfokus pada empat pilar. Adalah pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

“Dalam pengembangan sektor pariwisata ini, desa-desa itu tidak bisa sendiri, harus ada pihak lain memberikan support,” pinta Gubernur.

Dia menyampaikan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, para pelaku wisata di Bumi Benuanta mesti mampu meyakinkan masyarakat di tengah pandemi.

“Terutama protokol kesehatan tidak boleh ditinggalkan. Harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Optimis 2024, Adyansa Siap Maju Lewat PKS
Banyak Frekuensi Radio Ilegal di Kaltara, Ini Yang Bisa Terjadi Jika Dianggap Sepeleh
1 Agustus 2021
Akui Cukup Kesulitan Dalam Menanggani ODGJ
Bakal Berubah Status, Polres Bulungan Bakal Menjadi Polresta Bulungan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Aco Lundayeh Siap Berikan Pemulihan Ekonomi
Next Article Penerapan Sanksi Prokes, Seharusnya Tidak Hanya Cenderung Ke Masker Saja
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?