By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri
KESEHATANRAGAM

Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri

Redaksi
Last updated: 8 Mei 2022 09:01
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Kasus penyakir hepatitis akut yang misterius tengah merebak. Gejala awal dugaan anak terkena hepatitis akut misterius ialah gangguan pada pencernaan yaitu diare, mual, muntah, sakit perut, hingga terkadang disertai demam ringan.

Jika gejala awal dibiarkan akan berlanjut pada kondisi mata dan kulit yang menguning serta pasien mengeluarkan urine berwarna seperti teh dan buang air besar berwarna pucat.

Meskipun belum ditemukan penyebab pasti dari fenomena hepatitis akut misterius ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan dr. Devi Ika menuturkan, terdapat beberapa langkah pencegahan dari penyakit tersebut.

“Penyakit ini kan baru dan perlu adanya penelitian lebih lanjut. Namun, saya menitipkan beberapa pesan kepada masyarakat Tarakan,” terang dr Devi, Sabtu (6/5/2022).

Adapun pesan-pesan tersebut, antara lain meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita yang belum tentu kebenarannya.

“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya berita yang sumbernya tidak jelas. Sehingga hal-hal ini justru memicu kepanikan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya meminta masyarakat untuk mengikuti imbauan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan sebagai bentuk pencegahan awal.

Di antaranya mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Dokter Devi menyebut Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui tim surveilans sudah melakukan pemantauan kasus-kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) termasuk penyakit hepatitis misterius ini.

“Sosialisasi pencegahan kepada masyarakat sudah dilakukan melalui sosial media dengan melanjutkan imbauan dari Kementrian Kesehatan terkait upaya pencegahan,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Penuhi berbagai Layanan Mudik, Posko Angkutan Lebaran Dioperasikan
TVRI Kaltara Resmi Mengudara, Gubernur Beraksi jadi Presenter Berita
Kasus Positif Bertambah, Dinkes Kaltara Ingatkan Tetap Jaga Prokes
Laksanakan Percepatan Vaksinasi, Binda Kaltara Gandeng Berbagai Organisasi
Soal Isu Masuknya Maskapai Ke Bandara Juwata, Begini Sikap Kabandara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Optimis 2024, Adyansa Siap Maju Lewat PKS
Next Article Akui Cukup Kesulitan Dalam Menanggani ODGJ
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?