TANJUNG SELOR – Program Kaltara Terang yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus menunjukkan dampak nyata. Bukan sekadar menghadirkan aliran listrik di wilayah perbatasan, program ini kini berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, mengungkapkan bahwa hingga kini tercatat delapan perusahaan terlibat aktif mendukung pengembangan desa-desa penerima manfaat. Kontribusinya pun beragam, mulai dari pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), pembangunan rumah UMKM, hingga penyediaan mesin jahit listrik untuk kelompok perajin tas berbahan kulit dan rotan.
“Masyarakat sudah mulai berproduksi. Targetnya, satu kelompok bisa menghasilkan enam tas setiap hari,” ujar Yosua.
Ia menegaskan, program Kaltara Terang menjadi bukti bahwa penyediaan energi dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal. Menurutnya, pesan Gubernur sangat jelas: listrik tidak hanya harus tersambung, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Untuk memacu semangat warga, Dinas ESDM bersama mitra perusahaan memberikan ruang khusus bagi pelaku UMKM untuk menampilkan hasil kerajinannya. Pada 26 Oktober lalu, sejumlah produk karya warga telah dipamerkan, menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk turut berkembang.
Tak berhenti di situ, pemerintah kini mulai menyiapkan program serupa di wilayah lain, salah satunya Desa Tagul yang dikenal dengan potensi madu hutan. Selama ini, madu dijual dalam bentuk mentah dengan harga rendah. Melalui pendampingan, warga mulai belajar mengolah madu agar kualitasnya meningkat serta dilengkapi pelatihan pengemasan agar tampil lebih menarik.
“Selain teknik pengolahan, kami juga bantu desain kemasan supaya produk mereka punya nilai jual lebih tinggi,” jelas Yosua.
Ke depan, Pemprov Kaltara berkomitmen memperluas jangkauan Program Kaltara Terang bersama lebih banyak desa dan mitra perusahaan. Harapannya, cahaya listrik yang menyala di perbatasan tak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga menjadi energi bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat Kaltara. Adv.ESDM



