By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: “Kamus Perbatasan”, Konsep Wabup Hermanus Tentang Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasar Karakteristik Wilayah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » “Kamus Perbatasan”, Konsep Wabup Hermanus Tentang Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasar Karakteristik Wilayah
PEMKAB NUNUKAN

“Kamus Perbatasan”, Konsep Wabup Hermanus Tentang Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasar Karakteristik Wilayah

Redaksi
Last updated: 24 April 2025 20:04
Redaksi
12 bulan ago
Share
SHARE

“Kita perlu narasi untuk menyampaikan ke pemerintah pusat”

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos di tengah tengah kesibukannya menghadiri kunjungan Wamen Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi RI dan menghadiri undangan musyawarah Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Nunukan (HPMN KT) di Kota Tarakan, Kamis (25/04/2025)

Menurut Hermanus, dalam pengelolaan pembangunan di Kabupaten Nunukan, pemerintah daerah seharusnya memiliki “Kamus Perbatasan”.

Kamus perbatasan yang dimaksud adalah Master Plan pengelolaan Kabupaten Nunukan berdasarkan potensi kewilayahan sebagai daerah perbatasan negara, baik potensi sumberdayanya ataupun permasalahan dan tantangannya.

“Setiap wilayah di Kabupaten Nunukan ini berbeda beda karakteristiknya. Pulau Nunukan, Krayan, Sebatik, dan wilayah Kabudaya berbeda beda potensi serta geopolitiknya, sehingga perencanaan pembangunannya juga harus memperhatikan hal tersebut”, tambahnya.

Lanjut dikatakan, dalam upaya “menjemput” perhatian pemerintah pusat tersebut, isu perbatasan harus ditekankan dalam master plan pembangunan kewilayahan di Kabupaten Nunukan tersebut.

“Bila kita punya master plan tersebut, maka kita punya data untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. Dan data tersebut tidak perlu terlalu deskriptif, tetapi langsung ke bentuk program, by name by adress”, tambahnya.

Menurutnya untuk menjalankan konsep tersebut setidaknya ada 9 perangkat daerah yang berperan dalam Kamus Program Pembangunan Kawasan Perbatasan Kabupaten Nunukan yaitu (1) Bappeda, (2) Dinas Pendidikan, (3) Dinas Kesehatan, (4) Dinas PU-PR, (5) Dinas PERKIM, (6) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, (7) Dinas Perikanan dan (8) Dinas Perhubungan, dan (9) adalah Badan Pengelola Perbatasan Daerah

” Kesembilan OPD ini memiliki peranan yang penting dalam menjalankan konsep ini”, tambahnya.

Selanjutnya wakil bupati Nunukan hermanus juga membagi kamus program pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan berdasarkan karakteristik wilayah

Kamus Program Pembangunan Kawasan Perbatasan Kabupaten Nunukan Berdasarkan Karateristik Wilayah yakni (1) Kawasan Perbatasan Pulau Kota Nunukan, (2) Kawasan Perbatasan Pulau Kota Sebatik, (3) Kawasan Perbatasan Kabudaya, (4) Kawasan Perbatasan Krayan

“Keempat Karakteristik Kawasan Perbatasan Kabupaten Nunukan tersebut haruslah memiliki Kamus Program Pembangunan Kawasan Perbatasan masing-masing wilayah sesuai dengan kebutuhan, permasalahan dan tantangannya” ungkap Hermanus

Hermanus menambahkan jika hal tersebut disusun maka pembangunan daerah kabupaten Nunukan memiliki platform Pembangunan Berkelanjutan dan Inovatif Berbasis Potensi Kawasan.

Lebih lanjut Hermanus menjelaskan, hal ini bukanlah hal yang baru dan perlu pemahaman dan komitmen bersama dalam pelaksanaannya.

“Hal Ini pernah disampaikan oleh pak Paridil Murad (Wakil Bupati Nunukan periode Tahun 2016 – 2020). Jadi tiap tiap wilayah ini berbeda beda sehingga kebutuhannya juga berbeda. Bila kita punya Master plannya, mudah kita menyampaikan data. Sudah 25 tahun kita membangun dengan melihat setiap wilayah secara sama “, tutupnya. Adv.Prkp

Print Friendly, PDF & Email
Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti 75 Perkara, Kajari : Bukti Komitmen Penegakan Hukum yang Transparan
Festival Kuliner Tradisional Warnai HUT ke-26 Kabupaten Nunukan
Bupati Nunukan Tanggapi Pandangan DPRD soal Pembentukan Tiga Desa Baru
Momen Haru Apel KORPRI, Plt.Sekda Ir Jabbar, M Si Sampaikan Pamitan Kepada ASN Kabupaten Nunukan
Wabup Hermanus Terima Audiensi FKUB Kabupaten Nunukan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Harapan Wakil Bupati Nunukan, Ada Kuota Khusus Bagi Putra – Putri Kaltara Masuk Kedokteran UBT
Next Article Wakil Bupati Nunukan Buka Mubes Ke-XIV IPMKN-KT
UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?