By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Ada Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SDN Utama 1 Kembali Ditiadakan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Ada Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SDN Utama 1 Kembali Ditiadakan
KESEHATAN

Ada Siswa Terpapar Covid-19, PTM di SDN Utama 1 Kembali Ditiadakan

Redaksi
Last updated: 20 Februari 2022 23:37
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Lantaran adanya 8 siswa yang terbukti positif covid-19, SDN Utama 1 Tarakan kembali berlakukan pembelajaran secara daring.

Saat dikonfirmasi, Kepala SDN Utama 1 Tarakan, Drs. Arifin R Said menuturkan pada rabu (16/02/2022) pihaknya menerima laporan orangtua siswa yang melaporkan anaknya positif covid-19 usai melakukan rapid tes mandiri. Setelah itu, orangtua siswa
belum yakin terkait hasilnya, dilaporkan ke guru siswa dan kembali melakukan rapid antigen.

“Hari Rabu lalu ada orangtua siswa yang melplaporkan anaknya positif, Karena ibunya sudah positif duluan. Itu karena anaknya yang umur dua tahun mengalami demam, dan hasil rapid test positif. Jadi anaknya yang sekolah, mengeluh sakit tenggorokan dan dirapid, hasil positif,”jelasnya.

Lanjutnya, pihak sekolah sudah melaporkan hal ini kepada Disdikbud Tarakan dan diteruskan ke Satgas Penanganan Covid-19. Selanjutnya, pihaknya diberikan instruksi untuk satu kelas bersama siswa yang positif dilakukan tracing kontak.

“Setelah itu kami lakukan tracing dan diarahkan ke Karang Rejo. Dari 12 anak ditracing satu sesi ada 8 positif,”tukasnya.

Diterangkannya, dari hasil itu pihaknya menerima surat dari Dinkes Tarakan untuk melaksanakan pembelajaran daring dari tanggal 18 Februari sampai 3 Maret 2022.

“Untuk seluruh kelas. Dan dianjurkan, kalau ada tenaga kependidikan batuk pilek demam, konsultasi ke Dinkes kemungkinan ditracing. siswa yang dinyatakan positif sendiri, sebelumnya rata-rata sudah melaksanakan vaksin 6-11 tahun,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Waspada Rabies, DKPP Himbau Warga Vaksin Hewan Peliharaan
Buntut Meningkatnya Gagal Ginjal Pada Anak, Obat Sirup Ditarik Dari Pasaran
Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Tarakan Imbau Jaga Kebersihan Diri
Pemprov Kaltara mulai Distribusikan Vaksin Booster Covid-19
Peduli Stunting Polda Kaltara Gandeng GP Ansor Nunukan Salurkan Bansos
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Laksanakan Rakerwil, PKS Beberkan Target Pada Pemilu 2024
Next Article Nintendo Switch UI gets new close-up in deleted tweet
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?