By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Warga Sebatik: Program Dana RT Yansen-Suratno Sudah Terbukti
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Warga Sebatik: Program Dana RT Yansen-Suratno Sudah Terbukti
KALTARA

Warga Sebatik: Program Dana RT Yansen-Suratno Sudah Terbukti

Redaksi
Last updated: 23 Oktober 2024 16:01
Redaksi
1 tahun ago
Share
SHARE

SEBATIK – Calon gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) nomor urut 3, Dr. Yansen TP, M.Si, melanjutkan safari politiknya ke lima kecamatan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan sejak Rabu (23/10/2024).

Muhammad Jafar, salah satu tokoh masyarakat Sebatik mengatakan Yansen merupakan tokoh pembangunan. Kepemimpinannya telah terbukti di Kabupaten Malinau. “Saya mengenal beliau sejak masih bupati Kabupaten Malinau. Pembangunan dari tahun ke tahun sangat pesat karena pembangunan berbasis rukun tetangga (RT). Mari kita mendukung calon pemimpin yang programnya berpihak pada masyarakat,” ungkap pria yang juga dikenal dengan panggilan Tubang ini.

Yansen mengungkapkan, pesta demokrasi setiap lima tahun sekali disambut dengan sukacita menyambut pemimpin. “Saya hadir bukan bersaing dengan calon lain, paling utama hakikat, iktikad saya maju sebagai calon gubernur bagi masyarakat Kalimantan Utara,” ujarnya.

Menukil ucapan sang sahabat, Ustaz Das’ad Latif, seorang Yansen wajib senantiasa menjaga silaturahmi. Silaturahmi yang merawat satu sama lain. “Sehingga kita bisa saling menatap, mengikrarkan diri untuk bersama-sama membangun. Mari kita menangkan YESS (Yansen-Suratno). Alasannya apa? Ini menyangkut pembangunan. Kita membangun tempat kita hidup. Kalau kita berpikir Kaltara, berpikir Nunukan, di Sebatik kita hidup. Kita hidup di RT, inilah model negara kita,” jelas bupati Malinau 2011-2021 ini.

“Kalau kita bicara membangun, sesungguhnya tidak seorang pun terlewatkan jika kita betul-betul membangun rakyat. Tinggal niat kita, iktikad seorang pemimpin,” tambahnya.

Seperti diketahui, Yansen memiliki latar belakang sebagai birokrat yang telah berkarier selama kurang lebih 30-an tahun di pemerintahan. Dalam ikhtiarnya menjadi gubernur Kaltara, ia berkomitmen memberi kekuatan yang lebih besar ke masyarakat Kaltara.

Yansen-Suratno bertekad memberi kekuatan yang lebih besar ke rakyat. “Saya seorang diri tak mungkin mendatangi seluruh wilayah Kaltara. Kekuatan itu ada di mana-mana, di desa-desa, di RT-RT. Kita yakini bahwa ketika orang diberi kepercayaan, ia akan semangat dan melaksanakan itu dengan baik,” urainya.

Mengenai program YESS dana RT Rp 100 juta per tahun, kata dia, ada dua calon yang tak percaya. Bahkan salah satunya mengatakan ketua RT tidak mampu menjalankan dana RT itu. Namun Yansen yakin, perangkat di RT ketika diberi amanah, Allah akan menuntun. “Ternyata RT bisa membangun. Rakyat Sebatik bisa membangun dengan kekuatannya. Sanggup jika diberi kewenangan. Ketika saya diberi amanah sebagai gubernur, dana itu diberikan dari APBD Provinsi Kalimantan Utara, angka yang ideal sekurang-kurangnya Rp 100 juta per RT per tahun. Ketika program RT dijalankan, tidak satu pun orang dilewatkan, sampai ke pelosok,” imbuhnya.

Mengulas Kaltara Rumah Kita, bukan sekadar tema dalam program Yansen-Suratno. Program tersebut merupakan perenungan terhadap konsep kehidupan berbangsa bernegara. Beragam suku bangsa, beragam agama, beragam etnis berada di Kaltara. Ini dimaknai sebagai kekayaan bangsa. Tujuan pembangunan agar seluruh masyarakat di Kaltara dapat hidup dalam harmonisasi. “Kita wariskan yang indah bagi anak cucu kita. Harus kita perjuangkan. Itulah tekad kita. Bagaimana rumah yang mendatangkan kebaikan bagi semua. Ketika seorang pemimpin berkuasa, ia harus tahu cara berbagi,” tegasnya.

Adapun sosialisasi di Desa Aji Kuning dilaksanakan di rumah milik Segga’, mantan kepala Desa Aji Kuning, Sebatik. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Buka Rakorda MUI se-Kaltara, Gubernur: Bersinergi Wujudkan Kesejahteraan Umat
Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu
Pembangunan TPA Baru Menunggu Proses Tender
Belajar dari Malaysia, Pemprov Bakal Terapkan Integrasi Peternakan Hewan
Sekprov Ingatkan Perangkat Daerah selalu Berikan Pembinaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Momen Hari Santri, Yansen Silaturahmi dengan PCNU Tarakan
Next Article Komitmen Tuntaskan Visi-Misi, Ini Yang Disampaikan Kharisma
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?