By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia
KALTARAPEMERINTAHAN

Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia

Redaksi
Last updated: 23 September 2021 19:09
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Ekspor komoditi utama Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menunjukkan eksistensinya di pertengahan tahun ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Juli 2021 ada delapan negara yang menjadi tujuan ekspor komoditi utama dari provinsi termuda di Tanah Air ini.

Ke delapan negara di benua Asia itu adalah China, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Vietnam dan China.

“China merupakan negara tujuan ekspor komoditi terbesar Kaltara, yakni mencapai US$ 40,78 juta. Nilai ini lebih rendah dibandingkan bulan Juni 2021 sebesar US$ 65,63 juta,” kata Kepala Bidang Statistik pada Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Jufri S.Hut, Kamis (23/9).

Meski begitu, total ekspornya pada periode Januari hingga Juli 2021 lebih tinggi sebesar US$ 267,25 juta, dibandingkan periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 122,70 juta.

Kemudian disusul Malaysia dengan total ekspor mencapai US$ 102,92 juta pada periode Januari hingga Juli 2021 dibanding periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 67,77 juta.

“Sekalipun total ekspor di bulan Juli 2021 lebih rendah US$ 11,81 juta disbanding Juni 2021 mencapai US$ 15,83 juta,” ucapnya.

Selanjutnya ada negara Filipina dengan total ekspor pada periode Januari hingga Juli 2021 sebesar US$ 92,30 juta, lebih tinggi dibandingkan periode Januari hingga Juli 2021 sebesar US$ 61,43 juta.

“Namun dilihat dari bulan per bulan maka pada bulan Juli 2021 justru lebih tinggi sebesar US$ 17,23 juta dibanding bulan Juni 2021 sebesar 16,27 juta,” katanya.

Sementara India total ekspor komoditas utama Kaltara tercatat lebih besar US$ 81,11 juta. Sedangkan periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 80,07 juta.

Pada Juli 2021 total ekspor Kaltara lebih kecil US$ 4,74 juta dibanding Juni 2021 sebesar US$ 4,82 juta.

Total ekspor ke Korea Selatan pada periode Januari hingga Juli 2021 jauh lebih kecil dan hanya sebesar US$ 50,72 juta dibandingkan dengan periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 150,10 juta.

“Namun tidak ada aktifitas ekspsor pada Juni 2021, sementara Juli 2021 ada aktifitas ekspor sebesar US$ 7,74 juta,” ungkap Jufri.

Ekspor komoditi Kaltara ke negara Jepang juga lebih besar sebesar US$ 30,82 juta apabila dibandingkan periode Januari hingga Juli 2020 hanya sebesar US$ 24,61 juta.

Untuk ekspor pada Juli 2021 sebesar US$ 3,44 juta lebih kecil dibandingkan Juni 2021 sebesar US$ 5,20 juta.

Kemudian total ekspor komoditi ke negara Thailand jauh lebih rendah, yakni sebesar US$ 27,56 juta dibanding periode Januari hingga Juli 2021 sebesar US$ 43,00 juta.

Untuk ekspor pada Juni 2021 lebih besar US$ 6,35 juta dibandingkan Juli 2021 sebesar US$ 3,07 juta.

Total ekspor ke negara Vietnan sebesar US$ 11,94 juta jauh lebih tinggi dibanding total ekspor pada periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 4,55 juta. Pada Juni 2021 tidak ada aktifitas ekspor ke negara tersebut, namun memasuki Juli 2021 total ekspor komoditi Kaltara mencapai US$ 9,02 juta.

Sekalipun nilai ekspor Kaltara dari non migas mengalami penurunan sebesar US$ 100,64 juta dari Juni 2021 sebesar US$ 123,75 juta.

Namun pada periode Januari hingga Juli 2021 mengalami peningkatan sebesar US$ 708,32 dibandingkan periode Januari hingga Juli 2020 sebesar US$ 565,70 juta.

Print Friendly, PDF & Email
Daftar Penjaringan, Relawan ZAP Optimis Kantongi Dukungan Hanura
Terus Penuhi Standar Sawit Berkelanjutan, Gelar Pelatihan Penyuluh Pertanian
Sayangkan Kritikan Terhadap Kunjungan Mensos ke Kaltara, Tokoh Adat Dewan Dayak Kaltara Sampaikan Begini…
Hendak Mengirim Shabu Ke Berau, Seorang Pria Dibekuk
Warga Sungai Boh Sambut Meriah Kedatangan Wagub
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Perceraian Meningkat, Faktor Ekonomi Dinilai Menjadi Salah Satu Penyebabnya
Next Article Diguyur Hujan selama 4 Jam, Tarakan Kembali Banjir
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?