By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pemprov Kenalkan Tiga Sektor Prioritas Kaltara
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pemprov Kenalkan Tiga Sektor Prioritas Kaltara
KALTARAPEMERINTAHAN

Pemprov Kenalkan Tiga Sektor Prioritas Kaltara

Redaksi
Last updated: 15 Maret 2022 20:15
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Datu Iqra Ramadhan membeberkan tiga sektor prioritas pembangunan di Provinsi Kaltara. Program prioritas itu disampaikannya Pada Program Acara Ngobrol @tempo secara virtual, Selasa (15/3/2022).

Tiga sektor tersebut di antaranya adalah perkebunan, perikanan, dan pertambangan. Di mana itu menjadi tantangan pemerintah dalam meningkatkan daya tarik investor. Hadir pula dalam acara tersebut Helmi Hasan selaku Wali Kota Bengkulu dan Andri Warman selaku Bupati Agam.

Pada sektor perkebunan, potensi kelapa sawit merupakan hal yang menjanjikan. Selain itu, rumput laut yang menjadi potensi dalam perikanan juga dirasa dapat meningkatkan pendapatan. Ini karena setiap bulannya dapat dipanen sebanyak 20.000 ton rumput laut basah dan 3.000 ton rumput laut kering.

“Hingga saat ini pengelolaan dan budidaya rumput laut pasca panen masih tradisional, ini mau kita dorong supaya bisa membawa nilai tambah yang lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, potensi produk tambang, Kaltara merupakan salah satu penghasil batu bara yang cukup besar di Kalimantan. Hasil dari produk tambang tersebut dapat memenuhi kebutuhan gas di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning.

Mengenai Keberadaan KIPI tersebut, Datu Iqro memaparkan Kaltara akan terbuka dengan investor yang berada di dalam maupun luar negeri. Menjadi kawasan industri hijau pertama di Indonesia, KIPI akan memprioritaskan keberadaan investor yang ramah akan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa energi listrik yang dihasilkan juga akan memanfaatkan tenaga air di sungai Kayan. Oleh karena itu, keberadaan KIPI disambut baik oleh banyak perusahaan.

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Hadiri Pelantikan Lembaga Adat Dayak Tenggalan
SIWO Kaltara Siap Menuju Porwanas XIV 2024 di Kalimatan Selatan
DPD RI dan Kemenkes Sepakat Hapus Pasal Kontrasepsi Remaja
Letakan Batu Pertama, Gubernur Kaltara Harapkan Gedung DPRD Menjadi Ikon Kaltara
Bawaslu Kaltara akan rekrut 1.363 Pengawas TPS
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pasar Murah Minyak Goreng Diminati, DKUMP Akan Kembali Di Lokasi Lain
Next Article Gubernur Teken Hibah Lahan Kantor Bawaslu
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?