By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pemprov Kaltara Harapkan pemangku kepentingan dapat berkoordinasi menjaga stabilitas Harga
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pemprov Kaltara Harapkan pemangku kepentingan dapat berkoordinasi menjaga stabilitas Harga
ADVETORIALKALTARAPEMERINTAHAN

Pemprov Kaltara Harapkan pemangku kepentingan dapat berkoordinasi menjaga stabilitas Harga

Redaksi
Last updated: 28 April 2022 21:26
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR –Melaui Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Gubernur Kaltara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum meminta segenap pihak untuk saling berkoordinasi dalam menekan inflasi di daerah.

Gubernur menegaskan, seluruh pemangku kepentingan dapat berkoordinasi untuk menjaga stabilitas harga. Utamanya menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 H.

Perlu diketahui tingkat inflasi di Kaltara tahun 2022 diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun 2021. Namun tetap terkendali dalam sasaran inflasi 3+1%. Meningkatnya tekanan inflasi kaltara tahun ini diperkirakan akibat mulai meningkatnya domestic demand seiring dengan penurunan level PPKM pada awal tahun ini.

Tak hanya itu adanya momen besar seperti hari besar keagamaan nasional (HBKN) Ramadan dan hari raya Idulfitri serta perayaan-perayaan seperti Hari Ulang Tahun Kaltara, Festival Budaya Iraw, serta Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga turut menjadi faktor penyebab meningkatnya tekanan inflasi.

Karena itu, Gubernur berharap kepada TPID baik di tingkat Provinsi maupun kabupaten/kota untuk lebih meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan kepolisian, satgas pangan, bulog, serta instansi terkait lainnya. Untuk merumuskan upaya-upaya yang dibutuhkan dalam pengendalian inflasi di daerah sesuai kewenangan masing-masing.

“Saya berharap TPID tidak hanya menyasar persoalan yang memicu gejolak harga dengan melalui pendekatan yang bersifat jangka pendek. Namun secara bertahap memberikan solusi atas berbagai persoalan yang sifatnya struktural, seperti peningkatan produktifitas, kelancaran distribusi, dan struktur pasar yang efisien,” jelasnya, Kamis (28/4/2022).

Print Friendly, PDF & Email
Matangkan Persiapan PTM, Sejumlah Sekolah Lakukan Vaksinasi Siswa
Harapkan Perangkat Daerah Mampu Bekerjasama
Pemprov Terima Bantuan CSR dari Bank BRI Cabang Tanjung Selor
Tingkatkan Layanan Pendidikan di Tarakan, Pemprov Bangun SMA dan SMK
Optimis Sesuai Target RKPD 2022
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur : Pejabat Harus Loyal Terhadap Pimpinan
Next Article Gelar Audiensi Bersama BEM Nusantara, Ini Yang Dibahas
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?