By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Warga Binaan Lapas Belum Divaksin, Begini Alasanya
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Warga Binaan Lapas Belum Divaksin, Begini Alasanya
PEMKOT TARAKAN

Warga Binaan Lapas Belum Divaksin, Begini Alasanya

Redaksi
Last updated: 10 Juli 2021 17:54
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Meski saat ini vaksinasi sudah pada tahap ketiga, namun sebagian pegawai Lapas Kelas II Tarakan belum menjalani vaksinasi. Tercatat baru sekitar 50 persen pegawai di Lapas baru menjalani divaksinasi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Yosep menerangkan, bahkan 50 persen pegawai Lapas Kelas IIA Tarakan yang sudah menjalani vaksinasi, sebagiannya masih ada yang belum menyelesaikan suntikan untuk dosis kedua.

“Kalau Pegawainya baru 50 persen itu pun ada yang belum divaksin dosis kedua. Kalau warga binaan Lapas belum dapat jatah. Jadi belum ada yang divaksin,”ujarnya, (10/7).

Sebagai Kalapas yang mengutamakan kesehatan, tentu dirinya sangat berharap seluruh Pegawai dan warga binaannya dapat segera dilakukan vaksinasi. Lantaran petugas lapas juga bagian dari petugas pelayanan publik.

“Jangan pikir sipir tidak beresiko, kami setiap hari berinteraksi dengan banyak orang. Warga binaan dan keluarganya saat berkunjung. Melakukan kontak juga, misalnya ada barang titipan keluarga warga binaan kan harus kami periksa dulu,”terangnya.

Menurutnya, jika seluruh petugas Lapas divaksinasi akan berpengaruh atau berdampak kepada ribuan warga binaan. Total saat ini tercatat 1.250 warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Tarakan.

“Di sini (Lapas), sempat ada kasus konfirmasi positif Covid-19. Tapi kami langsung memberikan karantina mandiri agar tidak menularkan yang lain,”terangnya.

“Karena selama ini kami bekerja sama dengan Dinkes Tarakan dan Puskesmas Karang Balik untuk periksa secara rutin untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan Lapas,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Terus Gencar Mempercepat Vaksinasi, Vaksin Boster Sasar Warga Karang Anyar
Wartawan Dikeroyok di THM Dragon Diduga Milik Oknum Polisi 
Gelar Festival Ramadhan, Pegadaian Sampaikan Program Kepada UMKM
Khairul Serap Keluhan Warga Karang Anyar, dari Lapangan Pekerjaan hingga Kuota Gas LPG
Bawaslu Tarakan Launching Posko Aduan Kawal Hak Pilih dalam Pilkada Tahun 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ingin Tingkatkan Layanan Air, Pemprov Kaltara akan Mendukung Usulan PDAM
Next Article Positif Covid-19, Gubernur Kaltara Himbau Masyarakat Terus Patuhi Prokes
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?