By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Tiga Caleg Diprediksi Terdampak Pemungutan Suara Ulang Menurut Sekjen DPD PKS Tarakan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Tiga Caleg Diprediksi Terdampak Pemungutan Suara Ulang Menurut Sekjen DPD PKS Tarakan
PEMKOT TARAKAN

Tiga Caleg Diprediksi Terdampak Pemungutan Suara Ulang Menurut Sekjen DPD PKS Tarakan

Redaksi
Last updated: 12 Juli 2024 00:12
Redaksi
2 tahun ago
Share
SHARE

Tarakan — Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD PKS Tarakan, Bahar, memprediksi bahwa tiga dari delapan caleg yang terpilih pada Pemilu Legislatif 14 Februari 2024 akan tergantikan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU). Prediksi ini disampaikan Bahar berdasarkan dinamika politik yang sedang berlangsung.

Menurut Bahar, kekecewaan masyarakat terhadap perubahan sikap caleg setelah terpilih menjadi salah satu alasan utama prediksi tersebut. “Beberapa caleg mengalami perubahan karakteristik yang mencolok, seperti absen saat Lebaran di rumahnya setelah terpilih. Ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara perilaku sebelum dan setelah terpilih,” ujar Bahar.

Bahar juga menyoroti pentingnya mempertahankan ide dan gagasan politik, yang ia sebut sebagai logistik politik. Pasca Pemilu Legislatif, banyak caleg yang mengalami kekurangan dalam hal ide, gagasan, dan logistik, sehingga dapat memengaruhi kinerja mereka dalam PSU.

“Segala sesuatu tidak terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan bagian dari rencana Allah SWT, termasuk terkait dengan PSU,” tambah Bahar. Ia berharap momentum PSU ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Tarakan Tengah untuk merenungkan kembali pilihan caleg mereka.

Sebagai salah satu caleg di Tarakan Tengah, Bahar berharap bahwa PSU yang akan dilaksanakan pada 13 Juli 2024 menjadi yang pertama dan terakhir. Ia juga meminta agar seluruh penyelenggara dan pengawas Pemilu bekerja secara maksimal guna mencegah terjadinya PSU di masa mendatang.

PSU kali ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan memastikan bahwa para caleg yang terpilih benar-benar memenuhi harapan dan keinginan masyarakat.

Print Friendly, PDF & Email
Kesulitan Mendapat Pupuk Bersubsidi, Petambak Harapkan Perhatian Pemerintah
DKUMP Imbau Masyarakat Tidak Suplai Minyak Goreng ke Daerah Lain
Kedepankan ProKes, Sembahyang Secara Bergantian
Kharisma Bakal Menambah Ruang Terbuka Hijau: 75 Hektar Setiap Tahun
Kecelakaan Kembali Terjadi, 3 Pengendara Dilarikan ke UGD
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PSI Tegaskan Belum Memberikan Dukungan Resmi di Pilkada KTT
Next Article DPD AMPI Kaltara Gelar Musda, Harap Dapat Berkontribusi Membangun Daerah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?