By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Terima Usulan Berantas Mafia BBM, DPRD Bakal Bentuk Satgas Khusus
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Terima Usulan Berantas Mafia BBM, DPRD Bakal Bentuk Satgas Khusus
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Terima Usulan Berantas Mafia BBM, DPRD Bakal Bentuk Satgas Khusus

Redaksi
Last updated: 9 September 2022 21:30
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Semakin sulitnya masyarakat mendapatkan bersubsidi di SPBU, membuat Aliansi September Berdarah dan DPRD Tarakan menyepakati langkah solusi mengatasi kelangkaan BBM di Tarakan, yakni dibentuknya Satuan Tugas khusus dalam mengawasi pendistribusian BBM.

Saat diwawancara Koordinator Aliansi Sedarah, Dicky Nur Alam Aliansi September Berdarah meminta DPRD Tarakan dan Pemerintah Kota Tarakan perlu Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Independen BBM bersubsidi guna mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi.

“Saat ini terjadi antrean panjang di SPBU, diperlukan pembentukan Satgas Pengawasan Independen BBM bersubsidi memang harus diatur dalam peraturan daerah (Perda). Perda kan wewenangnya DPRD dan Pemerintah Kota Tarakan. SPBU harus diawasi, kita mencegah adanya penyalahgunaan atau mafia-mafia nakal yang menyebabkan antrean panjang di SPBU ,”terangnya. Koordinator Aliansi Sedarah, Dicky Nur Alam kepada

Dicky mengatakan, aliansi ingin menawarkan pembentukan Satgas Pengawasan Independen sebagai upaya kepedulian mahasiswa dan solusi bagi semua pihak. Karena menurutnya, Selama BBM bersubsidi sulit didistribusikan pada sasaran tepat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tarakan, Yulius Dinandus menerangkan, berdasarkan laporan Pertamina pengiriman BBM bersubsidi sudah melebihi tiap tahun di angka 5,4 juta KL. Walau begitu ia mempertanyakan kenapa kelangkaan masih terjadi.

“Dari laporannya bahkan lebih, tapi di lapangan langka, kemungkinan pertama apakah ada salah data, nanti kita minta evaluasi sama pemerintah. Kedua apakah ada kebocoran di jalan atau tidak tepat sasaran karena berkaitan dengan BBM bersubsidi,”tuturnya.

Print Friendly, PDF & Email
Umumkan Pemenang Lomba Inovasi Daerah 2023
Jumlah Aset Kaltara Meningkat 3,11 Persen
Menyoal Bayi Ditemukan, Dinsos Tegaskan Sudah Siapkan Opsi Penangganan
Pro Lanteraku Masuk 5 Besar Nominasi OAPSI
Rachmawati Puji Panganan Tradisional Krayan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Upayakan Pengendalian Inflasi, KPwBI Lakukan Penanaman Bawang dan Cabai
Next Article All Out Tolak Kenaikan BBM, PKS Seluruh Se-indonesia Nyatakan Sikap
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?