By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Sudah Masuk Ke Indonesia, Pemerintah Waspadai Cacar Monyet
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Sudah Masuk Ke Indonesia, Pemerintah Waspadai Cacar Monyet
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Sudah Masuk Ke Indonesia, Pemerintah Waspadai Cacar Monyet

Redaksi
Last updated: 28 Agustus 2022 23:02
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Adanya temuan satu kasus dugaan cacar monyet di Kabupaten Sumedang Jawa Barat pada 20 Agustus 2022 lalu, menuai perhatian besar publik. Pasalnya kasus cacar monyet kini mulai merebak ke beberapa negara.

Oleh sebab itulah, Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada wabah tersebut. Disampaikan Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat agar tidak terlalu panik atas terdeteksinya kasus penyakit cacar monyet di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (24/8/2022) lalu. Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo turut menekankan, pemerintah juga telah melakukan langkah antisipasi agar penyakit ini tidak menyebar dan semakin meluas. Ia pun juga turut menekankan, pemerintah juga telah melakukan langkah antisipasi agar penyakit ini tidak menyebar dan semakin meluas.

“Ini juga kita tidak perlu terlalu panik karena penularannya lewat kontak langsung, bukan lewat droplet. Saya rasa yang paling penting adalah kesiapan-kesiapan kita untuk mengatasi itu,” kata Jokowi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Wali Kota Tarakan, dr Khairul, MKes menyatakan, ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama langkah pencegahan dengan perketat pengawasan pintu masuk Kota Tarakan dan melakukan surveilans. Lanjutnya, cacar monyet sendiri dengan varian baru tersebut jika sampai terkena pastilah berdampak pada ketidaknyamanan fisik.

“Harus melalui upaya pencegahan saya kira kalau dari luar misalnya, harus dikarantina dulu dong maksudnya dilakukan karantina di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
2 Oktober 2021
23 Kilogram Sabu Hasil Tangkapan Dimusnahkan
Hidiri Silaturahmi Bersama Rocker, Gubernur Harapkan Rocker Selalu Berbuat Positif
Wagub Optimis LNG Tumbuhkan Ekonomi Kaltara
Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan Personil, Ditpolairud dan Basarnas Latihan Bersama
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lapangan Pertambahan Alami Pertumbuhan 7,85 Persen
Next Article Pererat Silaturahmi, IPPM Tarakan Gelar Turnamen Domino Cup
10 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?