By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Sebut LGBT Penyakit Kejiwaan, MUI Kaltara Himbau LGBT Bertaubat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Sebut LGBT Penyakit Kejiwaan, MUI Kaltara Himbau LGBT Bertaubat
PEMKOT TARAKAN

Sebut LGBT Penyakit Kejiwaan, MUI Kaltara Himbau LGBT Bertaubat

Redaksi
Last updated: 27 Juni 2022 23:01
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – MUI Kaltara menanggapi menyoal beredarnya kelompok LGBT di kota Tarakan belum lama ini viral, khususnya di daerah Tanjung Pasir Kelurahan Mambrungan.

Wakil Ketua MUI Kaltara Syamsi Sarman pun langsung memberikan wejangan kepada para pengidap kelainan seksual tersebut. Menurutnya, LGBT dilarang dalam Islam bahkan dapat mendatangkan azab.

“Kalau dari sisi agama, tindakan menyimpang seperti LGBT jelas hukumnya haram dan dilaknat Allah SWT. Sejak di zaman Nabi luth. Bahkan tidak hanya berdosa, namun juga mendatangkan azab dari Allah,” ungkapnya.

Menurutnya, jika kelompok tersebut masih ada di Tarakan, pihaknya yakni MUI dan tokoh-tokoh agama tak segan-segan menentang dan menolak menolak keberadaan mereka.

“Bukan kami tidak manusiawi. Pasalnya LGBT ini penyakit maka berobat lah ke terapi atau dokter kejiwaan. Dan kalaupun itu membutuhkan biaya bilang ke kami nanti akan dibantu. Yang penting bisa sembuh dan normal,” tuturnya.

Saat dimintai terkait aksi warga Tanjung Pasir yang menolak aksi penolakan kelompok tersebut. Syamsi melihat hal tersebut sebagai sesuai yang wajar.

“Kemungkinan menolak bukan hanya karena perbuatan itu menyimpang, namun juga takut akan menyebabkan azab sepeti bencana. Kalau itu terjadi yang kena kan bukan hanya LGBT tapi semua masyarakat kena. Jadi wajar aja mereka melakukan hal tersebut. Terlebih, katanya kelompok tersebut sampai menganggu atau merusak keharmonisan rumah tangga orang lain,” jelasnya.

Syamsi pun berharap aksi warga segera disikapi pihak berwenang dalam hal ini kepolisian atau pemerintah.

“Jangan sampai kesabaran mereka habis kan. Pastilah pemerintah punya cara sendiri mengatasi hal tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Warga di sekitar Tanjung Pasir melakukan aksi dengan mendatangi rumah ketua RT. Mereka meminta LGBT secara totalitas harus minggat atau diusir di Tanjung Pasir dengan tetap memperhatikan hak kemanusiaan dan tidak melanggar hukum pidana,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Lanjutkan Program Vaksinasi, 2000 dosis moderna Masuk Tarakan
Berbuat Hal kecil Untuk Menfaat Besar
Doctors take inspiration from online dating to build organ transplant AI
These Are the 5 Big Tech Stories to Watch in 2017
Kabur Keluar Tarakan, Tiga Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan Berhasil Diringkus
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sudah Berlaku Digital ID Bisa Digunakan Disdukcapil Tarakan
Next Article Dukung Program Kesehatan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?