By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Perceraian Meningkat, Faktor Ekonomi Dinilai Menjadi Salah Satu Penyebabnya
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Perceraian Meningkat, Faktor Ekonomi Dinilai Menjadi Salah Satu Penyebabnya
PEMKOT TARAKAN

Perceraian Meningkat, Faktor Ekonomi Dinilai Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Redaksi
Last updated: 23 September 2021 19:05
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN — Pandemi covid-19 yang melanda, berdampak kepada memburuk kondisi ekonomi. Sehingga hal tersebut membuat meningkatnya tingkat pengangguran dan angka kemiskinan. Terlepas dari itu, persoalan ekonomi menjadi persoalan pelik dalam tanah sosial. Sehingga hal itu kerap menjadi pemicu terjadinya keretakan rumah tangga. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor dari meningkatnya angka perceraian di masa pandemi.

Saat ditemui, Kepala Pengadilan Agama (PA) Ahmad Ubaidillah mengatakan turunnya angka tersebut karena pihaknya mengurangi jam layanan. Itu disebabkan karena pihaknya mengikuti kebijakan PPKM.

“Selama masa pandemi ini, tingkat perceraian di kota Tarakan menurun, apalagi dalam hal ini Pemerintah Kota Tarakan (Pemkot) melakukan kebijakan PPKM jadi kami batasi sampai jam 12 saja,” ungkapnya, Kamis,(23/09/2021).

Dijelaskannya, salah satu faktor dari meningkatnya perceraian adalah pernikahan dini. Ia menyebutkan, pada tahun 2021 ini sudah mencapai 28 perkara, Sedangkan untuk faktor-faktor yang menjadi pemicu perceraian, lebih banyak dikarenakan faktor klasik. Antaranya yakni perselisihan dan pertengkaran yang terus menerus serta faktor ekonomi.

“Sebagian besar faktor perceraian itu pasti terkait perekonomian, kemudian di tinggal suami, dan yang terakhir itu biasanya suaminya di penjara terpidana kasus narkoba,” kata dia.

Lebih jauh, Ahmad mengatakan solusi untuk mengurangi angka perceraian harus di adakan mediasi kedua belah pihak sebelum perkara ditutup.

“Pengadilan ini kan sifatnya pasif, orang yang masuk kita terima. Tetapi sebagaimana peraturan Mahkama Agung (MA) nomor 1 tahun 2016, jadi untuk mengurangi angka perceraian itu setiap perkara yang di hadiri kedua belah pihak tidak langsung di tutup, tapi harus di mediasi dulu dan langkah itu ada yang berhasil,” tukasnya (*/MBG14)

Print Friendly, PDF & Email
Lalu Lintas Dibenahi, Dishub Terapkan Arus Berputar Di Jalan Pulau sumatra
Aco Lundayeh Siap Berikan Pemulihan Ekonomi
With 150 million daily active users, Instagram Stories is launching ads
PON XXI 2024; Ketua Tim Monev Kaltara Sekaligus Korwil Aceh Hadiri Pembukaan Cabor Panjat Tebing
Libur Lebaran, objek wisata Tarakan dibanjiri pengunjung
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sambut HSN ke-26, Pemprov Siapkan Statistics Award 2021 untuk OPD
Next Article Terus Meningkat, Ekspor Kaltara Tembus ke Delapan Negara Asia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?