By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes
PEMKOT TARAKAN

Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes

Redaksi
Last updated: 24 Juli 2021 17:05
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Terus bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Tarakan, membuat pasien di beberapa Rumah Sakit mengalami lonjakan. Salah satunya ialah Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).

Saat dikonfirmasi, Walikota Tarakan dr Khairul M.Kes mengakui kasus konfirmasi tersebut membuat manajemen di RSUKT mengajukan penambahan tenaga kesehatan (nakes) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

“Ini dalam proses, kita menyadari RSUKT memang ada penambahan kasus yang signifikan, jadi perlu juga ada penambahan tenaga perawat, dokter, dan lain sebagainya, nanti akan ada sekitar 16 orang yang diterima menjadi tenaga kontrak,” ujarnya, (24/7).

Adapun terkait kontrak, ia menjelaskan jika nantinya Panjang kontrak hanya berlaku sekitar tiga bulan. Jika nantiny jumlah kasus masih tinggi akan diperpanjang tergantung penularan covid-19.

“Tadinya ruangan khusus perawatan Covid-19 di sana (RSUKT) sudah kosong, tapi karena ada penambahan signifikan kasus konfirmasi positif kembali penuh. Bukan hanya di RSUKT tapi juga di RSUD Tarakan, semoga kasus covid-19 segera selesai,”ungkapnya.

Terkait ruangan yang ada di RSUKT, ia menegaskan jika RSUKT memiliki ruangan yang cukup. Sehingga, jika kapasitas saat ini penuh dapat dilakukan penambahan tempat tidur di ruangan perawatan khusus pasien Covid-19 lainnya.

“Kalau ruangan cukup saja, memang tempat tidurnya yang terbatas. Tapi kita terus benahi,”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Perubahan Perda Migas Disetujui, Gubernur Apresiasi Kinerja Pansus DPRD
Tok !! UKM Tahun 2022 Sebesar Rp 3.774.378,35 Rupiah
Dua Ular King Koros Dievakuasi Dalam Sehari
Pertamina Bantah Adanya Kemacetan Suplai BBM
Hadiri Musda ke-II Demokrat, Zainal A Paliwang Berharap Demokrat Terus Jaga Bersinergi Kepada Pemerintah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Minimalisir Penularan Varian Delta di Kaltara, Pemprov Berharap Masyarakat Tetap Patuh Prokes
Next Article Kebutuhan Oksigen Meningkat, RSUKT Lakukan Jemput Bola
22 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?