By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pasien Terus Bertambah, Ruang Perawatan RSUD Kian Sesak
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pasien Terus Bertambah, Ruang Perawatan RSUD Kian Sesak
PEMKOT TARAKAN

Pasien Terus Bertambah, Ruang Perawatan RSUD Kian Sesak

Redaksi
Last updated: 15 Juli 2021 19:41
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Terus meroketnya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang terjadi, menimbulkan persoalan serius pada upaya perawatan pasien di RSUD Tarakan. Hal itu Lantaran ruangan perawatan pasien khusus Covid-19 kian sesak.

Saat dikonfirmasi, Direktur RSUD Tarakan, Frangky Sientoro menuturkan, setidaknya puluhan pasien baru masuk menjalani perawatan. Sehingga diakui jika peningkatan kasus membuat Tenaga Kesehatan (Nakes) kewalahan menangani pasien.

“Sebenarnya masih cukup, dalam 2 minggu ini penambahan konfirmasi cukup besar setiap harinya. Memang saat ini masih aman, tapi jangan sampai penambahan signifikan ini terus terjadi,”ucapnya, (15/07).

Lebih lanjut, guna mengantisipasi menipisnya persediaan oksigen, RSUD Tarakan telah melakukan pemesanan oksigen lagi.

“Stok oksigen kita cukup, masih ada sekitar 140 tabung. Dan tidak semua pasien menggunakan oksigen,” urainya.

“Tidak semua menggunakan oksigen, pemberian oksigen hanya kepada pasien yang mengalami gejala sesak napas, atau ada gejala lain seperti demam, batuk, dan pilek. Sementara yang OTG dilakukan isolasi mandiri,”tuturnya.

Adapun perawatan treatment, meliputi pemberian obat antivirus, antibiotik, vitamin serta obat-obatan gejala penyerta. Pasien yang mendapatkan perawatan maupun isolasi mandiri akan dinyatakan sembuh setelah melalui uji Reverse Transcriptase – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dengan hasil negatif.

“Mudah-mudahan penambahan konfirmasi ini bisa menurun dan pasien sembuh terus meningkat. Setidaknya dengan program vaksinasi bisa meminimalisir perkembangan covidnya,”tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Petugas Gabungan Gelar Razia di Kamar Hunian Lapas
Polres Tarakan Bongkar Aktivitas Judi Yang Dilakukan di Sebuah Pangkas Rambut
Terlihat Kompak, Tim Sulaiman Datangi Demokrat Turut Dikawal Nelayan
Perekam E-KTP Digital di Tarakan Masih Minim
Dalam Pemantauan, Dinkes Nyatakan Takjil di Tarakan Aman
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sampaikan Nota Pengantar Raperda RPJMD Harapkan Dukungan dan Kerjasama dari Seluruh Pihak
Next Article Masyarakat Dihimbau Tetap Jalankan Prokes menjelang dan Merayakan Idul Adha
45 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?