By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Mulai Diminati, Baju Bekas Jadi Pilihan Usaha Anak Muda
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Mulai Diminati, Baju Bekas Jadi Pilihan Usaha Anak Muda
PEMKOT TARAKAN

Mulai Diminati, Baju Bekas Jadi Pilihan Usaha Anak Muda

Redaksi
Last updated: 1 Oktober 2021 20:06
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN — Menjual baju bekas layak pakai atau Thrifting, kini tengah digandrungi anak muda Tarakan. Peminat baju second ini sedang tinggi di Tarakan beberapa tahun belakangan.

Istilah Thrifting di Tarakan hadir melalui gerakan kolektif anak muda, yang mampu melihat peluang tren tersebut. Dari beberapa acara di Tarakan, tidak pernah terlihat sepi oleh para peminatnya.

Bicara Thrifting tentunya, tidak akan lengkap tanpa berbincang dengan para pelakunya yang disebut Thrifter.

“Kalau produknya yang laku banyak itu fesyen kayak t-shirt, denim, hoodie, zipper, dan banyak jenis outfit lainnya. Bisnis ini di mulai dari tahun 2019 hingga sekarang sudah sekitar 2 tahun,” jelas Fariz salah satu pemilik toko FFSecond Jumat, (01/10/2021).

Akan tetapi, kata Fariz, melihat masih asingnya istilah Thrifting ini, tidak dijadikan hambatan olehnya untuk menumbuhkan pasar Thrifting di Tarakan.

“Kalau saya melihatnya, malah dijadikan peluang untuk membuat pasar Thrifting di Tarakan,” tambahnya.

Dari upayanya, ia lalu memasarkan produk Thrifting ini melalui sosial media. Dalam kurun satu bulan, respon peminatnya terus meningkat.

“Saya awal membuat akun Instagram FF Second dan satu bulan awal ternyata responnya bagus, banyak produk yang saya jual laku keras,” terang fariz yang tergabung dalam komunitas Tarakan Thrift Market.

Terkait harga produk Thrifting, berkisar dari Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

“Produk thrifting harganya bisa terbilang murah, kisaran Rp 50 ribu sampai ratusan ribu, tergantung kondisi produknya juga, kalau memang masih dinilai bagus biasanya sampai ratusan ribu,” katanya.

Ia juga berpesan kepada anak muda lainnya yang sedang berjuang memperbesar usaha,

“Jangan takut gagal, jika gagal coba lagi gagal coba lagi karena kita tidak tahu mana yang akan membuahkan hasil, dan tetap semangat dan kurangi jam tidur, carilah kegiatan yang bisa membuat kita bangga akan hasil nya,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Minta Permukiman di Atas Bukit Dapat Pengawasan Pemerintah
Jelang PTM, 300 Guru Siap Divaksin
Masuk Ke Rumah, Dua Ekor Ular Diamankan Petugas Animal Rescue PMK Tarakan
Ditunda, Jadwal Tes CPNS Menunggu Kepastian
Bakal Maju Lewat Kaltara, Fahri Hamzah Serius?
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tingkatkan Pemerintahan yang Berdaya Guna, Berhasil, Bersih dan Bertanggungjawab
Next Article Tiba di Jayapura, Gubernur Semangati Atlet Kaltara
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?