By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: MUI Tarakan Bersikap Terkait Kontroversi Baliho Festival Persahabatan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » MUI Tarakan Bersikap Terkait Kontroversi Baliho Festival Persahabatan
KALTARAPEMKOT TARAKAN

MUI Tarakan Bersikap Terkait Kontroversi Baliho Festival Persahabatan

Redaksi
Last updated: 8 Januari 2025 18:48
Redaksi
1 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Keberadaan baliho promosi “Festival Persahabatan Tarakan” yang menampilkan narasumber Peter Youngren dan menjanjikan pengobatan gratis melalui mukjizat Tuhan, telah menimbulkan keresahan di masyarakat Tarakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan pun angkat bicara.

Ketua MUI Tarakan, K.H. Abdul Samad, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi internal pada Selasa malam (7/1/25) bersama beberapa organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan menyampaikan hasil diskusi tersebut kepada Penjabat (Pj.) Wali Kota Tarakan dan Gubernur Kalimantan Utara.

“Alhamdulillah, hasil diskusi kami sudah disampaikan kepada pemerintah,” ujar K.H. Abdul Samad.

K.H. Samad menjelaskan bahwa diskusi liar yang berkembang di masyarakat terkait baliho tersebut berpotensi menimbulkan konflik dan mengganggu stabilitas kota. MUI, sebagai penjaga umat dan mitra pemerintah, berupaya menjaga kondusifitas Tarakan.

“Kita harus menjaga agar kondisi tetap aman. Diskusi liar ini kalau dibiarkan, dampaknya bisa negatif,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, MUI Tarakan telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Tarakan untuk menyampaikan hasil audiensi dengan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, pemerintah merespons dengan baik. Hasil audiensi dengan Pj. Wali Kota dan Gubernur tadi juga sudah kami sampaikan. Harapan kami, semoga semuanya tetap rukun,” tambah K.H. Samad.

MUI Tarakan menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan stabilitas Kota Tarakan untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat. “Insyaallah, jika kita semua rukun, kota ini akan tetap aman,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Dorong Pembentukan Desa Industri di Kaltara
Soroti Persoalan Pertanahan di Kalimantan, Senator Kaltara Sampaikan Ini di Parlemen
Permudahkan Aktivitas Bongkat Muat, Pelabuhan Tengkayu I Bakal Difasilitasi Crane
Targetkan Rp 1,6 Miliar, Perumda Aneka Usaha Libatkan Masyarakat Awasi Jukir
Kunjungi Peternakan Kambing Boer di Desa Apung, Mentan Harapkan Industri Peternakan Dikembangkan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Zainal Serahkan Bantuan Sosial Korban Kebakaran Rumah dan Tanah Longsor Di Kota Taraka
Next Article Gubernur Zainal Komitmen Dorong Penataan Non ASN Seleksi PPPK Tahap Ke 2
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?