By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Minta Pengertian Masyarakat, Wagub Kaltara Ajak Warga Patuhi Larangan Mudik
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Minta Pengertian Masyarakat, Wagub Kaltara Ajak Warga Patuhi Larangan Mudik
KALTARAPEMERINTAHANPEMKAB BULUNGANPEMKAB MALINAUPEMKAB TANA TIDUNGPEMKOT TARAKAN

Minta Pengertian Masyarakat, Wagub Kaltara Ajak Warga Patuhi Larangan Mudik

Redaksi
Last updated: 24 April 2021 13:54
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Masih intensnya penularan covid-19 di Kaltara khususnya Kota Tarakan, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara lebih intens dalam mengontrol faktor penularan covid-19. Apalagi momentum Ramadhan dan menjelang Idul Fitri membuat aktivitas masyarakat meningkat dari hari biasa.

Sehingga, dalam rapat koordinasi PPKM oleh Kementerian Koordinator Perekonomian Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) menyoroti kota Tarakan yang masih belum keluar dari zona merah walaupaun telah mengalami penurunan yang signifikan dengan jumlah orang positif 6.024 orang dan telah sembuh sejumlah 5.855 orang dikutip dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara 22 april 2021.

“Tarakan ini kan pintu masuk dari mana-mana, yang kita lakukan sekarang adalah pertama prokes (protokol kesehatan,red), bermasker, jaga jarak, cuci tangan, kemudian pintu masuk itu di idealkan. Ini tidak perlu menunggu instruksi lagi. Untuk itu saya harapkan kabupaten dan kota jangan sederhanakan masalah yang berkenaan dengan covid ini. Yang kita khawatirkan mutasi covid jenis barunya itu, dan ini yang harus kita waspadai” Ujar Wagub.

Wakil Gubernur menegaskan agar seluruh kabupaten/kota tetap menegakan protokol kesehatan. Kemudian agar pemerintah mengusahakan supaya masyarakat tidak melaksanakan kegiatan mudik lebaran. Sehingga daerah-daerah zona hijau dapat terhindar dari persebaran wabah.

“Ini bukan soal kegiatan mudik atau faktor agama, jadi faktor penyebaran covidnya yang kita cegah. Jadi jangan nanti seperti contoh malinau sudah menurun lalu kena lagi, begitu juga bulungan yang sudah ada kecenderungan menurun kena lagi. Ya marilah kita ikuti himbauan gugus tugas nasional agar melaksanakan silaturahmi secara virtual, kumpul keluarga melalui virtual yang mungkin terdengar aneh namun itulah yang kita butuhkan saat pandemi seperti ini,” imbau Wagub.

Ia juga mengimbau agar masyarakat menjaga keamanan diri sendiri, menjaga situasi Kaltara ke depan dan tidak menganggap imbauan sebagai penghalang aktivitas, dikarenakan akan lebih berbahaya apabila penyebaran virus menyebar ke daerah hingga ke sanak keluarga yang rentan.

“Saya harapkan sekali lagi jangan diartikan imbauan ini karena mudik lebaran, jangan. Tapi jangan terjadi penyebaran virus akibat kita datang mudik, ini bentuk sayang dan bentuk pemerintah ingin melindungi rakyatnya karena tujuan negara melindungi setiap warga negaranya,” tegasnya.

Karena sudah menjadi tugas pemerintah untuk mengingatkan warganya terkait ancaman yang ada, dalam hal ini ancaman virus Covid-19.

“Kalau pemerintah tidak mengingatkan, nanti orang juga akan bertanya kenapa pemerintah tidak tegas, jadi ketegasan ini jangan diartikan berkaitan dengan larangan mudik lebaran dan dikaitkan kemana-mana, dengan segenap ketulusan hati ini demi untuk keamanan rakyat Kalimantan Utara dan diluar Kalimantan Utara. Jaga diri, batasi, jangan penyebaran itu datang dari kita karena kita tidak menghargai dan menghormati imbauan pemerintah,”tutupnya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Gubernur Hadiri Pengarahan Presiden, Ini 3 Poin yang Disampaikan Presiden
Wagub Ikut Ramaikan Atraksi Budaya Di Malinau
Sah! Muakbar Jadi Ketua SMSI Tarakan Periode 2024-2029: Kolaborasi Antara Media Siber dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Terpilih Jadi Ketua Komite III DPD RI, Begini Tanggapan Hasan Basri
Jelang Pelantikan DPD RI, Hasan Basri Komitmen Terus Lanjutkan Perjuangan Aspirasi Masyarakat Kaltara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Dinilai Cukup Baik Pada SAKIP, Kaltara Raih Predikat BB
Next Article Dihalangi Kelompok Mengatasnamakan Masyarakat, Proses Sita Eksekusi PN Tarakan Tertunda
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?