By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Launching Alat Baru, Targetkan 1000 Kantong Perbulan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Launching Alat Baru, Targetkan 1000 Kantong Perbulan
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Launching Alat Baru, Targetkan 1000 Kantong Perbulan

Redaksi
Last updated: 14 Juni 2022 22:17
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan resmi melaunching alat donor Apheresis guna memaksimalkan donor darah. Diketahui Apheresis ialah metode baru yang aman dalam pengkoleksian komponen darah, mudah dan lebih efektif daripada cara konvensional.

Saat dikonfirmasi, Ketua PMI Kota Taraka, Hamid Amren, menerangkan, kegiatan donor pihaknya terus mengupayakan dan konsisten terhadap semangat donor darah.
Diketahui, selama ini sudah banyak program kolaborasi bersama stakeholder dan perusahaan swasta. Bahkan, selama ini tiga kali mobile melakukan donor darah termasuk TNI da Polri dalam rangka memenuhi kebutuhan darah di Kota Tarakan.

“ Saat ini 7.000 orang terdaftar di PMI dan aktif 4.000-an orang. Memang dia tidak bisa tiap bulan, minimal dua bulan. Sementara kebutuhan darah di Tarakan bukan setiap minggu melainkan setiap hari. Rata-rata kebutuhan 1.000 kantong lebih per bulan. Per hari bisa sampai 35 kantong,”ujarnya, (14/6/2022).

Dijelaskannya, darah berbeda dengan barang yang mudah diperjualbelikan dan ada di apotik. Darah terbagi trombosit, sel darah merah tidak ada dijual di apotik manapun.

“Masyarakat yang sudah donor silakan donor, yang belum silakan dicoba. Hari ini PMI kita juga sudah berstatus madya. Kalau dulu pratama sekarang madya. Di Kaltim dan Kaltara hanya ada tiga kantor madya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Peningkatan status ke madya juga baru berganti sejak bulan lalu. Sehingga, tentu setelah melalui persyaratan mulai dari jumlah dokter, ruang cukup, listrik, sarpras harus mendukung.

“Itu dievaluasi tim dan ada dari perizinan terpenuhi persyaratan itu. Selain itu hari ini sekaligus kami launching alat Apheresis ssekaligus berikan motivasi pendonor diberikan piagam dan souvenir,”tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Ngaku Ingin Kirimkan Anak Uang, Seorang Pengangguran Nekat Mencuri
Puluhan Kilo Ikan Ilegal Dimusnahkan
Persoalan Harga Karcis, Pengamat Ekonomi Ingatkan Pemerintah Tidak Boleh Berbisnis
Dukungan Melonjak, Angkatan Muda Matahari Plus “All Out” Bersatu Menangkan SULTON
Pemkot Tarakan Upayakan Penyesuaian Tarif PDAM Tidak Bebani Masyarakat
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article SOA Penumpang Dialokasikan Rp 14 Miliar
Next Article Lakukan Pencurian di Dua Tempat Berbeda, Sindikat Libatkan Anak Dibawah Umur
4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?