By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Kesbangkol Diteksi Adanya Gerakan Separatis Khilafatul Muslimin di Tarakan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Kesbangkol Diteksi Adanya Gerakan Separatis Khilafatul Muslimin di Tarakan
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Kesbangkol Diteksi Adanya Gerakan Separatis Khilafatul Muslimin di Tarakan

Redaksi
Last updated: 14 Juni 2022 23:08
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Pergerakan aparat kepolisian untuk membongkar kelompok Khilafatul Muslimin terus berlanjut. Selain sang khalifah Abdul Qadir Hasan Baraja, sejumlah tokoh penting di kalangan Khilafatul Muslimin juga ditangkap.

Tak hanya di pulau Jawa, Kelompok Khilafatul Muslimin dikabarkan sudah tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di kota Tarakan, Kalimantan Utara yang sudah mulai terdeteksi keberadaannya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Tarakan dr Khairul menuturkan keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin di Tarakan sudah dipantau oleh Bangesbangpol bersama Forkopimda.

“Saya kira gerakan ini sudah dirapatkan Bangesbangpol bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Terlebih, pergerakannya pun sudah terpantau. Ke depan nanti akan ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemantauannya. Kebijakan pemerintah melarang atau menolak organisasi yang tidak legal khan jelas agar tidak menyebabkan benturan konflik,” ungkapnya.

Khairul pun menegaskan pihaknya menolak tegas jika muncul organisasi secara ilegal. Terlebih, jika organisasi tersebut berbahaya dan tidak memiliki izin.

“Dalam berorganisasi seseorang maupun kelompok harus mengikuti apa yang dilegalkan pemerintah. Sebab, pemerintah pasti memiliki alasan yang jelas dalam melarang sesuatu,” tambahnya

Menurutnya, tindakan yang akan dilakukan Pemkot terhadap organisasi tersebut, Khairul menjawab bahwa masih menunggu hasil pantauan dan hasil rapatnya.

“Selama itu tidak sah dan bikin kegaduhan kami pasti menolak. Artinya harus sesuai koridor. Saya pikir sudah diantisipasi sama tim di sini,” tutup dia.

Print Friendly, PDF & Email
Segera Dibangun, Asrama Jemaah Haji Tinggal Menunggu Lelang Kontraktor
Empat Tahun Berdiri, Siap Beri Rasa Aman Hingga Perbatasan
Serahkan Sepeda Listrik Yang Diamankan, Polres Tarakan Himbau Warga Tidak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Umum
Dukungan Terhadap Brigjen Sulaiman Maju Pilkada Kaltara Terus Mengalir
Aco Lundayeh Siap Berikan Pemulihan Ekonomi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lakukan Pencurian di Dua Tempat Berbeda, Sindikat Libatkan Anak Dibawah Umur
Next Article Wajib Pajak Diberikan Kelonggaran
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?