By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Kebutuhan Oksigen Meningkat, RSUKT Lakukan Jemput Bola
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Kebutuhan Oksigen Meningkat, RSUKT Lakukan Jemput Bola
PEMKOT TARAKAN

Kebutuhan Oksigen Meningkat, RSUKT Lakukan Jemput Bola

Redaksi
Last updated: 25 Juli 2021 18:25
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga penularan Covid-19 masih terus bertambah sehingga beberapa mulai Rumah Sakit Umum kembali sibuk dalam melakukan perawatan. Salah satunya yakni Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).

Saat dikonfirmasi, Direktur RSUKT, dr Joko Hariyanto menerangkan jika pasien covid-19 di RSUKT terus bertambah. Sehingga saat ini tercatat 18 pasien sedang menjalani perawatan di RSUKT.

“Sebagian pasien menggunakan tabung oksigen dengan kadar biasa, normal dan ada dengan kadar bertekanan tinggi. Yang bertekanan tinggi ini membutuhkan suplai oksigen yang lumayan banyak. Karena alat biasa tidak bisa menaikkan saturasi oksigen,” ujarnya, (25/7).

Dengan kondisi tersebut membuat RSUKT memerlukan persediaan oksigen lebih banyak. Sementara itu, saat ini kami mengalami kendala suplai oksigen dari suplier,”terangnya.

Lanjutnya, tajamnya permintaan dari RSUKT dan RSUD Kaltara tidak terlepas dari meningkatnya pasien covid-19. Sehingga kondisi tersebut membuat pihaknya mensiasati dengan menjemput bola dari Suplier.

“Memang biasanya vendor mengantarkan pasokan oksigen ke rumah sakit. Tapi karena permintaan banyak, membuat pihak vendor kewalahan. Jadi kami harus menjemput sendiri tabung oksigen dari vendor untuk memenuhi kebutuhan,”tukasnya.

Karena kondisi ini sedikitnya RSUKT memerlukan 100 tabung per harinya. Hal itu mencakup kepada kebutuhan pasien non-covid. Lantaran semakin memburuknya kondisi pasien membuat pasien semakin membutuhkan lebih banyak pasokan oksigen.

“Cara kerjanya adalah 10 tabung dipasang di oksigen sentral kemudia didorong ke tempat pasien yang membutuhkan. Dengan kondisi saat ini, saturasi oksigen rendah maka butuh banyak bisa sampai empat kali lipat,”tuntasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Intel Core i7-7700K ‘Kaby Lake’ review
Razia Jukir Liar, 5 Jukir Diamankan Petugas
Lakukan Vaksinasi Tahap II, DPR-RI Berharap Terus Upayakan Alokasi Vaksin ke Kaltara
Pemusnahan Barang Bukti Sabu, Disaksikan Tersangka
Belum Kapok Juga, Seorang Residivis Kembali Mencuri
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes
Next Article Penularan Meningkat, Permintaan Disinfektan Didominasi Gedung Perkantoran dan Rumah Ibadah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?