By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor
PEMKOT TARAKAN

Ini Dia Daerah Menjadi Titik Rawan Longsor

Redaksi
Last updated: 29 Agustus 2021 18:21
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Sering terjadinya bencana tanah longsor di Kota Tarakan, menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Ir. Kajat Prasetio menerangkan, setidaknya terdapat 7  titik pemukiman yang dapat terjadi longsor saat musim penghujan. Diantaranya yakni kawasan Kampung Bugis dalam, Pasir Putih Kelurahan Karang Ayar, Sebengkok Tiram Kelurahan Sebengkok, Mamburungan, dan Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan, Juata Kerikil dan Juata Laut. Kendati begitu, pihaknya sudah mengimbau Kelurahan untuk terus memperingatkan masyarakatnya.

“Untuk penentuan titik-titik rawan longsor, sebenarnya kita sudah mulai dari tahun 2016 2017 kita sudah memanggil Kelurahan seluruh Tarakan dan sudah mendata beberapa titik longsor di Kota Tarakan.
pada umumnya titik longsor di Kota Tarakan terdapat di daerah perbukitan yang sudah diubah menjadi suatu pemukiman,”ujarnya, (29/8).

“Untuk daerah yang Rawan longsor Karang Anyar, kampung bugis, Karang Balik daerah Sebengkok sebagian dan Mamburungan maupun juata, dan titik longsor itu perlu diketahui apabila pernah terjadi longsor maka tahun-tahun berikut nya akan longsor lagi. ini pernah terjadi di Juata dan juga Karang Anyar,”sambungnya.

Dijelaskannya, rawannya lokasi tersebut tidak terlepas dari kontruksi tanah, pembangunan siring dan kajian tehknis bangunan saat didirikan. Sehingga menurutnya, pentingnya melihat keamanan lokasi saat membangun tempat tinggal.

“Tetapi pemukiman itu tidak dilakukan suatu kajian teknis maupun dengan teknik-teknik sipil untuk membangun suatu rumah, pada umumnya kondisi perbukitan di kota Tarakan ialah lihat berpasir ketika lahan itu dibuka kemudian kena air hujan yang cukup deras tanah itu gampang Jadi longsor,”tukasnya

“Titik longsor ini sudah kita tanggani tapi masyarakat membuka lahan tanpa adanya suatu cara teknik sipil yang memadai,”lanjutnya.

Lanjutnya, sejak 2013 sedikitnya 30 nyawa dan ratusan bangunan rusak musibah tanah longsor. Sehingga menurutnya Kelurahan tidak serta merta mempermudah izin masyarakat yang hendak membangun di area perbukitan tanpa memperhatikan SOP pembangunannya

“korban jiwa, kepastiannya dari tahun 2013 itu sekitar 30an se-Tarakan. yang paling besar 2018 sekitar 18 orang bersamaan. tahun 2021 masih 1 orang yang di Kelurahan Sebengkok, selain Teknik Sipil yang kurang memadai harus ada perizinan minimal diketahui lurah,”tuturnya.

Bahkan menurutnya tidak jarang adanya pembangunan yang dilakukan tanpa diverifikasi oleh Ketua RT dan Lurah.

“Sebetulnya aturan yg berlaku apabila kemiringan lebih dari 30 derajat, tidak boleh membangun dan memang itu tidak diketahui RT atau Lurahnya,”pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Raih WTP Ketujuh Kalinya, Pemprov Kaltara Menilai Itu Kewajiban
PBSI Tarakan Siap Gelar Muskot untuk Pilih Ketua Baru
Prioritaskan Pengusaha Lokal, Genjot Perkembangan Perekonomian
Pj Walikota Tarakan, Sambangi Sekertariat Korlakar
Hasan Basri Puji Pidato Presiden, Harap Bisa Prioritaskan Daerah Perbatasan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Masyarakat Mulai Lelah, Satpol PP Tegaskan Selalu Melakukan Sosialisasi Persuasif
Next Article Gubernur Meninjau Potensi Pelabuhan Sungai di Bulungan
14 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?