By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Gelar Talk Show PPDI Berharap Difabel Diberi Peluang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Gelar Talk Show PPDI Berharap Difabel Diberi Peluang
PEMKOT TARAKAN

Gelar Talk Show PPDI Berharap Difabel Diberi Peluang

Redaksi
Last updated: 27 Desember 2023 01:03
Redaksi
2 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Perkumpulan penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tarakan mengelar l Talk Show dengan Tema Mengatasi Hambatan Bagi Penyandang Disabilitas dalam Memasuki Dunia Kerja dan Wirausaha belum lama ini. Dalam acara tersebut Asisten 1 Pemkot Tarakan, Alias SKM, M.Kes menerangkan, pihaknya mengapresiasi atas semangat kelompok difabel yang tergabung dalam organisasi PPDI Kota Tarakan mengelar Talk Show menyampaikan aspirasi kaum difabel. Sehingga menurutnya, kegiatan seperti ini cukup penting dalam kembali mengingatkan pemerintah dalam memberi perhatian bagi kaum difabel di Indonesia khususnya Kota Tarakan.

“Saya kira banyak hal positif dari kegiatan ini, karena ini merupakan gambaran informasi yang terkait dengan penyediaan peluang kesempatan terhadap teman-teman atau keluarga atau masyarakat difabel. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik sekali di dalam berbagai diskusi, ini sempat kita sepakati bahwa kegiatan seperti ini hendaknya lebih sering dilakukan,”katanya.

“Salah satu outputnya disepakati untuk membentuk forum komunikasi antara semua termasuk dengan instansi pemerintah, APINDO perusahaan, yang merupakan media penyedia lapangan kerja yang masuk di dalam dunia pendidikan. Baik di pendidikan formal maupun keterampilan. Karena sekarang ini adalah era sertifikasi. Sertifikasi ini merupakan salah satu regulasi untuk menetapkan tenaga kerja sesuai kompetensinya. Nah karena peluang – peluang kerja oleh penyandang difabel ini maka harus ada regulasi yang mengatur tentang peluang ketersediaan tenaga kerja ini,”sambungnya.

Menurutnya, saat ini sudah seharusnya adanya regulasi khusus.yang mengatur hak-hak difabel untuk mendapatkan kesetaraan. Sehingga dengan adanya regulasi tersebut memaksa perusahaan atau industri memberikan kesempatan pada kaum difabel bersaing dalam dunia kerja atau pun wirausaha.

“Ini bisa diberikan ketentuan untuk penyandang difabel ini kira-kira berapa persen secara proporsional. Sehingga di setiap penyediaan lapangan kerja itu ada ketentuan dan regulasi formal yang mengatur kalau misalnya di tingkat kota paling tidak dari peraturan walikota tentang setiap perusahaan diwajibkan menyediakan berapa persen dari jumlah tenaga yang dibutuhkan kira-kira 5 sampai 10 persen peluang disabilitas terserap lapangan kerja,”terangnya.

“Kalau jumlahnya persis saya kira ada di dinas sosial, tetapi program-program yang kami lihat terkait dengan pelatihan-pelatihan yang dilakukan itu sudah mengakomodir perhatian-perhatian khusus untuk itu. Sehingga memang diperlukan kegiatan seperti ini untuk terus mengingatkan dan menyampaikan kondisi teman-teman difabel saat ini,”katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Harnessing the power of VR with Power Rangers and Snapdragon 835
Peringati HUT Tarakan dan Hari Guru Nasional, Bucks Project Gelar Festival Band Pelajar
Gen Z Sebatik Yakin Pasangan Zainal-Ingkong Sangat Peduli Dengan Pendidikan di Kaltara
Pemkot Tegaskan Warga Yang Terdampak Pengusuran Akan Diganti Rugi
Kunjungi Lansia di Panti Jompo, Gubernur Kaltara Disambut Sukacita
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Rayakan Natal, Jemaat Katholik Gelar Ibadah di Gereja Santa Maria Imakulata
Next Article Tergiur Uang 15 Juta, Botak Nekat Ngurir Sabu 5 Kilogram
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?