By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Gapasdap Inginkan Suplai SPBB Menjadi Perhatian
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Gapasdap Inginkan Suplai SPBB Menjadi Perhatian
PEMKOT TARAKAN

Gapasdap Inginkan Suplai SPBB Menjadi Perhatian

Redaksi
Last updated: 13 Oktober 2021 22:42
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Banyaknya antrean jeriken beberapa waktu lalu, menjadi sorotan bagi masyarakat Kota Tarakan. Pasalnya antrean tersebut dinilai cukup menganggu dan meresahkan masyarakat yang hendak melakukan pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS).
Oleh sebab itulah, Satuap Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sampai turun tangan menanggani hal tersebut.

Saat dikonfirmasi, Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Tarakan Djie Suyanto mengakui banyaknya antrean jeriken pada SPBU dan APMS di darat disebabkan adanya kemacetan suplai pada
Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) di laut. Sehingga macetnya suplai tersebut membuat pelaku usaha dan nelayan mengalihkan pembelian di darat.

“Sebenarnya antrean itu tidak akan sebanyak yang kita lihat kemarin kalau di laut ini bisa dipenuhi. Karena memang di laut ini lebih besar konsumsi bahan bakarnya dibandingkan dengan di darat,”ucapnya, (13/10).

Tidak tanggung-tanggung bahkan terhentinya suplai hingga satu minggu. Menurutnya, jika hal ini tidak menjadi perhatian bersama maka kejadian tersebut akan terus terjadi. Kendati begitu, ia menerangkan jika saat suplai BBM di SPBB berangsur normal.

“Beberapa hari ini kan ada suplai yang terputus dari Depo Region V Tarakan. Sebenarnya dia kalau bisa dikontrol, untuk laut ini maka kita tidak ada masalah. Kemarin itu macet hampir seminggu lebih. Jadi tidak heran kalau semua pembelian beralih ke darat,”jelasnya.

“Karena memang sentral pembelian BBM ini di Tarakan. Kalau di wilayah lain di Kaltara hanya penunjang saja. Begitu suplai di Tarakan macet maka aktivitas di laut ini akan mencari BBM ke darat,”sambungnya.

Ia menjelaskan jika kejadian tersebut bukan kali pertama di Bumi Paguntaka. Menurutnya kejadian ini kerap terjadi. Sehingga menurutnya, jika banyaknya antrean jeriken di darat maka suplai pada SPBB terkendala.

“Makanya pertamina harus tanggap, ini jangan sampai kosong. Karena kalau kosong, transportasi laut akan harus terus berjalan. Sehingga SPBU dan APMS di darat inilah jadi tempat kita mencari BBM,”terangnya.

“Kami berani bertanggung jawab atas yang kami lakukan, karena ini terjadi ada penyebabnya. Kami tidak akan membeli di SPBU dan APMS di darat kalau di laut lancar,”katanya.

“Kalau harga sama saja, tidak ada perbedaan cuma kalau SPBB ini suplainya lancar, kami memastikan kalau di darat aman. Kalau pun masih ada mungkin itu hanya oknum-oknumnya saja lagi,”ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Launching GNPIP, Harapkan Bisa Atasi Inflasi di Indonesia
Pemkot Tegaskan Warga Yang Terdampak Pengusuran Akan Diganti Rugi
Forkompimda Harus Aktif Berikan Sosialisasi dan Edukasi
Masyarakat Selimau Bersatu Menangkan ZIAP Untuk Kaltara 5 Tahun Mendatang
Tarif Wisata Pantai Amal Di Atas Rp 30 ribu?
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Akui masih Ada Masyarakat Yang Phobia Vaksin
Next Article IPSS Kaltara Sambut HUT Kaltara ke-9 dengan Race Boat Cup
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?