By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Cicipi Madu Kelulut, Pemprov Kaltara Intruksikan Dinas Pariwisata Lakukan Promosi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Cicipi Madu Kelulut, Pemprov Kaltara Intruksikan Dinas Pariwisata Lakukan Promosi
PEMKOT TARAKAN

Cicipi Madu Kelulut, Pemprov Kaltara Intruksikan Dinas Pariwisata Lakukan Promosi

Redaksi
Last updated: 30 Juni 2021 19:30
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TANJUNG SELOR – Pengembangan sektor peternakan yang dilakukan masyarakat baik secara mandiri maupun berkelompok terus bergeliat.

Tak heran jika hal ini mendapat apresiasi dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum.

Seperti yang dilakukan masyarakat di Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor yang terhimpun dalam kelompok budidaya madu kelulut.

Gubernur mengatakan peternakan merupakan salah satu sektor lahan komoditi utama warga Kaltara.

“Saya sangat bangga dan gembira ada kegiatan masyarakat yang melakukan budidaya madu kelulut. Saya harapkan ke depan bisa kita (Pemprov Kaltara,red) promosikan melalui Dinas Pariwisata,” janji Gubernur Zainal dalam sambutannya.

Gubernur menilai rasa madu kelulut berbeda dengan madu lainnya. “Rasanya ada asam-asamnya dikit, ini yang tidak dimiliki madu lainnya. Apalagi kalau dan harus kita cicipi nikmatnya madu kelulut ini dari sarangnya langsung. Saya sudah pernah lakukan bersama istri, rasanya luar biasa,” ungkapnya.

Bahkan madu kelulut tersebut memiliki khasiat dapat meningkatkan imun tubuh yang sangat cocok dikonsumsi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Kepala Desa Gunung Sari, Al Hakim menerangkan kelompok budidaya madu kelulut terbentuk sejak 2019, yang berawal dilakukan secara perorangan.

“Ada dua kelompok budidaya madu kelulut ini, yaitu kelompok Madu Kelulut Kaltara dan Madu Kelulut Gunung Sari. Jumlah orangnya ada 58 orang dan 300 slot yang terhampar di depan rumah-rumah warga,” sebut dia.

Namun sejauh ini penjualan madu kelulut belum mampu memasuki pangsa pasar ke berbagai daerah lainnya.

Oleh karenannya, pembudidaya mengharapkan dukungan Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan agar perputaran ekonomi terus berputar.

“Sementara ini penghasilan kelompok budidaya madu kelulut ini sekitar Rp15-20 juta perbulan. Harga jualnya untuk satu botol 200 cc seharga Rp250 ribu, besar dikit Rp350 ribu. Pembelinya dari warga sekitar Bulungan saja,” paparnya.

Sementara itu, Solihun mengaku sudah beternak lebah kelulut selama dua tahun, saat ini omzetnya masih kecil, karena pembeli hanya sesuai dengan pesanan.

“Saya berharap adanya bantuan buat kami, karena ternak ini adalah mata pencaharian utama kami, dan kami bergantung hanya pada pesanan, tidak memproduksi massal,” harapnya.

Hal senada juga dikemukakan Ketua Kelompok Madu Kelulut Gunung Sari, Muhammad Amin Munaris bahwa madu kelulut yang belum memiliki label itu belum memiliki pangsa pasar yang tetap.

“Keluhan kita masalah di pemasaran masih kebingungan, tapi pembeli lokal ada saja tiap hari,” katanya. “Alhamdulillah hari ini saya sangat bersyukur, karena berkat madu ini saya bisa ketemu Gubernur,” cetus dia menambahkan.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Ketua TP PKK Kaltara, Hj.Rachmawati Zainal, SH yang turut hadir dalam acara panen bersama tersebut.

“Mari bersama-sama kita kembangkan madu kelulut ini, dengan cara ikut bantu memasarkannya baik di tingkat kabupaten, provinsi ataupun nasional.

Jangan lupa para wisatawan yang masuk ke Kaltara diajak untuk mengunjungi dan menikmati langsung madu kelulut ini dari sarangnya,” seru istri Gubernur Zainal.

Print Friendly, PDF & Email
Tinjau Pelaksanaan Program BLT, Begini Tanggapan Ketua Komite III DPD RI
Pasien Terus Melonjak, Pemkot Tarakan Akui RSUKT Minta Penambahan Nakes
Gelar Razia Lapas, Begini Yang Ditemukan Petugas
Pengurangan Beban Subsidi Jadi Alasan Kenaikan PDAM
Majikan Tidur, Anak Buah Bawa Kabur Uang Ratusan Juta Rupiah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Hadiri Musda ke-II Demokrat, Zainal A Paliwang Berharap Demokrat Terus Jaga Bersinergi Kepada Pemerintah
Next Article Banyak Babi Mati Mendadak, Usulkan Adanya Perda Larangan Masuknya Babi Ke Indonesia
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?