By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Buntut Tidak Stabilnya Harga Udang, Aliansi Mahasiswa dan Petambak Turun ke Jalan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Buntut Tidak Stabilnya Harga Udang, Aliansi Mahasiswa dan Petambak Turun ke Jalan
KALTARAPEMKOT TARAKAN

Buntut Tidak Stabilnya Harga Udang, Aliansi Mahasiswa dan Petambak Turun ke Jalan

Redaksi
Last updated: 18 Oktober 2022 20:10
Redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Belum stabilnya harga jual udang di Kaltara membuat perwakilan aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tarakan bersama kelompok petambak udang dan nelayan turun ke jalan dengan melakukan unjuk rasa di depan Grand Mall Tarakan (GTM),pada Selasa Sore (18/10/2022).

Dalam aksi tersebut, Koordinator lapangan (Korlap) aksi unjuk rasa dari aliansi mahasiswa Tarakan yakni Anjaswandi, bersama petambak dan nelayan pun turut menyampaikan petisi atau tuntutan kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kota Tarakan agar segera menstabilkan harga jual udang windu. Aksi tersebar dilakukan, lantaran pemerintah dianggap gagal dalam mengatasi harga udang di Kaltara,

“Dalam kesempatan ini, kami dari aliansi mahasiswa dan Nelayan Kaltara menuntut keberpihakan pemerintah terhadap nelayan. Sekaligus juga kami sampaikan, surat terbuka kepada Gubernur Kaltara dan walikota Tarakan dan juga cold storage yang ada di Kaltara untuk hadir,”teriaknya, (18/10/2022).

Selain itu, ia menegaskan dalam aksi tersebut pihaknya menuntut 4 poin yang akan disampaikan kepada Gubernur Kaltara dan Walikota Tarakan. Poin tersebut yakni, pertama, meminta aksi massa untuk melakukan aksi dengan damai. Pihaknya juga menekankan agar tidak ada aksi anarkis.

“Kedua, menerapkan undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan. Dua mendesak pertanggungjawaban pemerintah daerah terhadap stabilitas harga jual udang windu di Kalimantan Utara, ketiga menyetujui surat perjanjian dengan aliansi mahasiswa dan petambak Kaltara,” jelasnya.

Atas aksi yang dilakukan tersebut sempat membuat jalan pusat kota Tarakan macet. Kendati demikian aksi dilakukan dengan kondisi sama dan suasana kondusif.

Print Friendly, PDF & Email
Gelar Upacara HUT Kemerdekaan, Begini Pesan Camat Tarakan Barat
Dhealth dan RSUD Dr Jusuf SK Berkolaborasi Wujudkan Rumah Sakit dengan Pelayanan Prima
Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan
10 Tahun Tak Dibayar, Pemilik Lahan Tutup Jalan Menuju Kantor Lurah dan Sekolah
Sekprov Kaltara: ‘Terus Melaju Untuk Indonesia Maju’ Mendorong Pembangunan Benuanta
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Ajak Lestarikan Warisan Budaya
Next Article Tunggu Keputusan Pusat, MASWing Belum Kembali Buka Rute Tarakan – Tawau
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?