By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan
PEMKOT TARAKAN

Berduka Atas Gugurnya 2 Marinir, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan

Redaksi
Last updated: 28 Maret 2022 21:30
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Gugurnya dua prajurit TNI AL di Kabupaten Nduga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga TNI khususnya keluarga besar Marinir TNI Angkatan Laut (AL). Sehingga atas kejadian tersebu, Lantamal XIII Tarakan, melaksanakan upacara dan menaikan bendera setengah tiang.

Saat dikonfirmasi, Wakil Komandan Lantamal XIII Tarakan, Kolonel Marinir David Chandra Viasco, S.E.,M.M, menerangkan, saat penembakan terjadi satgas Marinir yang tergabung dalam Satgad Muara Perairan III melaksanakan operasi tempur mulai dari muara. Menurutnya, ketika sampai di muara dan perairan, potensi musuh itu sudah tidak ada.

“Sebenarnya sedikit sekali kekuatan musuh di sana, kemudian kami mendapatkan perintah. Sampai keadaan aman, sebetulnya kami melaksanakan operasi teritorial sehingga operasi berubah menjadi pendekatan kepada masyarakat seperti perpustakaan berjalan dan karya bakti,” ungkapnya, (28/3/2022).

Padahal, berbagai operasi yang dilaksanakan TNI, menurutnya sudah dapat mengambil hati masyarakat. Bahkan, hubungan TNI dan masyarakat membuahkan hasil. Sehingga menurutnya, hal tersebut menimbulkan rasa iri dari separatis bersenjata hingga menyerang saat pihaknya sedang melakukan operasi teritorial.

“Kita mampu dari mulai muara perairan sampai pegunungan. Tapi saat terjadi serangan ini kami sedang melakukan operasi yang bersifat teritorial sesuai perintah panglima TNI dan Panglima Korps di sana,”jelasnya.

Pengibaran bendera setengah tiang tersebut berdasarjan petintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) kepada seluruh jajaran TNI AL se-Indonesia untuk melakukan kenaikan bendera yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera setengah tiang sebagai simbol kedukaan kepada pahlawan.

“Setelah ini kami melakukan shalat gaib, kemudian non islam akan melakukan doa bersama di dalam gedung,” tuntasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Tinjau Pelaksanaan Vaksin Perbatasan, Gubernur Usulkan Penambahan Stok Vaksin
Optimalkan Perhitungan Suara, Relawan Ziap Gelar Bimtek Pada Saksi
PON XXI 2024; Tim Barongsai Kaltara Mempersembahkan Emas
Satpol PP Amankan Pelaku Pencurian Uang Masjid Yang Diduga ODGJ
Sosialisasi Wilayah Rawan Longsor, Masih Terkendala Terbatasnya Anggaran
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Koperasi dan UMKM Kaltara Didorong Cakap Digital
Next Article Jadi Sambilan Kurir Sabu, Seorang Pekerja Kapal Ditangkap Polisi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?