By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Begini perbedaan Moderna dan Sinovac
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Begini perbedaan Moderna dan Sinovac
PEMKOT TARAKAN

Begini perbedaan Moderna dan Sinovac

Redaksi
Last updated: 20 Agustus 2021 17:41
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Meski sebelumnya pemerintah Indonesia intens menggunakan vaksin Sinovac sejak awal program vaksinasi berjalan. Namun saat ini, berbagai varian vaksin telah masuk dan digunakan dalam program vaksinasi pemerintah untuk masyarakat diantaranya yakni Astrazaneca, Moderna dan Pfizer.

Saat dikonfirmasi, Plt Direktur Utama RSUD Kaltara dr Franky Sientoro Sp.A menerangkan, jika sejauh ini pihaknya belum secara mendalam mempelajari jenis vaksin pfizer dan Astrazanecca. Meski demikian, untuk vaksin sinovac dan moderna memiliki keunggulan masing-masing. Kendati begitu, ia tidak menapik beberapa negara dunia lebih mempercayakan vaksin moderna untuk kegiatan menyambut kegiatan penting.

“Karena standar biasanya untuk persyaratan haji, mereka minta minimal moderna. Astrazaneca saya kurang tahu untuk haji bisa atau tidak. Tapi, saat sekarang yang distandarkan adalah, moderna atau pfizer,”tuturnya, (20/8).

Ia menjelaskan, vaksin sinovac ialah vaksin yang bekerja melemahkan virus di dalam tubuh. Dengan begitu, saat virus memapar tubuh yang tervaksin sinovac maka virus tersebut menjadi lemah dan bahkan mati. Sedangkan moderna ada memperkuat imun sehingga membuat virus tidak dapat berbuat banyak.

“Perbedaan moderna dan sinovac, kalau sinovac dia bekerja melemahkan seluruh virusnya, sedangkan moderna menguatkan DNAnya. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan lah,”tuturnya.

“Dari beberapa hasil yang telah dilalui, efek samping moderna lebih menonjol demamnya dibandingkan sinovac. Efikasinya kalau tidaj salah, sinovac sekitar 70 sampai kalau moderna lebih tinggi sedikit yakni 80 sampai 90 persen,”lanjutnya.

Meski begitu, ia menuturkan justru vaksin Sinovac dinilai sangat aman bagi ibu hamil. Hal tersebut dikarenakan, vaksin sinovac diyakini memiliki efek samping yang minim.

“Vaksin sinovac jauh lebih aman kepada ibu hamil karena efeknya lebih ringan sebenarnya. Sudah ada ibu hamil yang disuntik 2 orang, sampai sejauh ini cukup aman tidak ada keluhan,”tuturnya.

“Karena baik itu dari Nakes, masyarakat umum ada yang hamil tuh, maka dia tetap divaksin. Kita berharap tidak ada keluhan berarti,”sambungnua.

Sementara itu, Dalam Rilisnya Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Swandy mengatakan, sesuai arahan Kemenkes, nantinua masyarakat yang belum divaksin akan menerima vaksin Moderna untuk dosis pertama dan kedua.

“Vaksin yang digunakan untuk vaksinasi masyarakat tahap pertama dan kedua ialah bukan Sinovac melainkan Moderna. Kemungkinan, itu sesuai arahan Kemenkes,”pungkasnya. (

Print Friendly, PDF & Email
Paguyuban CPNS Kemendikbud Minta Optimalisasi Formasi kosong CPNS
Berikan Perhatian, Berbagai Komunitas Sambangi Warga Pulau Sadau
6 remaja Tengelam, 4 Selamat,1 orang Hilang, 1 Meninggal
Bantuan Pangan Beras Tahap II Resmi Disalurkan
Tidak Layak, Lokasi Pembangunan Pelabuhan Pesawan Bakal Dipindah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Nyalakan Listrik di Pedesaan Kaltim dan Kaltara, Sekprov Apresiasi PLN
Next Article UBT Terus Upayakan Kehadiran Program Kedokteran
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?