By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Aplikasi Pedulilindungi diwajibkan Pada Perjalanan Menggunakan Kapal Laut
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Aplikasi Pedulilindungi diwajibkan Pada Perjalanan Menggunakan Kapal Laut
PEMKOT TARAKAN

Aplikasi Pedulilindungi diwajibkan Pada Perjalanan Menggunakan Kapal Laut

Redaksi
Last updated: 30 September 2021 19:14
Redaksi
5 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – sebagai upaya meminimalisir penularan covid-19, Penerapan aplikasi Pedulilindungi tidak hanya berlaku bagi penumpang transportasi udara. Namun penerapan itu juga diwajibkan pada transportasi laut, antar provinsi, seperti Pelni.

Saat dikonfirmasi, Kepala Cabang Pelni Tarakan Asmar Joni menjelaskan, selain membatasi jumlah penumpang, pihaknya juga diwajibkan dalam menggunakan aplikasi pedililindungi sebagai standar pengawasan.

“Dari pusat memberlakukan pembatasan penumpang untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19. untuk kategori daerah terluar, terjauh dan perbatasan kami tetap mengacu pada aturan yang sudah dikeluarkan Satgas Covid-19 secara nasional,”ungkapnya, (30/09).

Sistem itu berlaku dari penjualan tiket hingga pada perjalanan sesuai edaran Satgas Covid-19 dan intruksi Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan dan pemerintah daerah.

“Penggunaan aplikasi Pedulilindungi, juga sudah masuk dalam aturan yang diwajibkan untuk dimiliki setiap penumpang,”terangnya.

Penumpang juga dibatasi sesuai dengan levelnya. Semisal, untuk daerah yang menerapkan PPKM level 4 dibatasi hanya 50 persen kapasitas penumpang.

“Sama seperti wajib Pedililindungi, setiap standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan mobilitas penumpang, kami mengacu pada aturan yang sudah ada di pemerintah,” terangnya.

Melalui aplikasi ini, diharapkan tidak ada lagi sertifikat vaksin atau surat keterangan bebas Covid hasil dari PCR palsu dan lainnya.

Print Friendly, PDF & Email
Progres Penularan Turun, Antusias Prokes Pun Alami Penurunan
Pasangan YESS Siapkan Pembangunan & Kesejahteraan Merata
Maksimalkan Penanganan Bencana, BPBD Latih Relawan
Arus Mudik Meningkat, Tambahan Ekstra Flight Belum Pasti
Masuki Tahun Politik, Polres Tarakan Minta Masyarakat Selektif Menerima Informasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Merasa Bersyukur Bupati/Wali Kota Bekerja dengan Baik dan Bersinergi
Next Article Partai Perdana, Tim Takraw Putri Kaltara Optimis Curi Kemenangan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?