By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: 20 Pendaftar Magang Akan Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » 20 Pendaftar Magang Akan Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang
KALTARAPEMKOT TARAKAN

20 Pendaftar Magang Akan Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang

Redaksi
Last updated: 14 Juli 2022 22:11
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – 20 pendaftar peserta yang bakal magang ke jepang bersiap mengikuti pelatihan yang dilakukan Lembaga Latihan Kerja (LLK) Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Lembaga Latihan Kerja (LLK) Tarakan Andi Arfan menerangkan saat ini pihaknya 20 orang sudah mendapat 20 orang yang bakal dikirim magang ke Jepang.

“Sebelumnya diminta sediakan Rp 35 juta per orang itu tetap saja segitu, tapi ada perubahan skema. Adapun skema yang dimaksud ialah calon peserta magang harus membayar sebesar Rp 7 juta sebagai biaya awal, kemudian sisanya akan dibayarkan setelah menerima kontrak yakni melalui gaji selama peserta magang berada di Jepang,”ujarnya.

Ia menuturkan, sebelumnya pihaknya melakukan penawaran ke pihak Kebun Teknologi Industri Indonesia (KTII) namun hal itu dikabulkan dengan pergantian skema pembayaran.

“Jadi kita melakukan pertemuan virtual disitulah kami sempat meminta, kalau bisa dikasih turun (biayanya), karena kita tahu uang itu Rp 35 juta itu besar dan target pesertakan kita usia 17 sampai 30 tahun,” bebernya.

Lanjutnya, sebelum melakukan kegiatan utama magang di negeri Sakura, pihaknya akan terlebih dahulu membuka kelas belajar bahasa dan budaya Jepang.

“Sebelum dikirim ke sana, mereka lebih dulu belajar Bahasa Jepang dulu baru budaya Jepang. Nanti akan ada eliminasi calon peserta,”tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Kerap Jemput Bola, Keberadaan PMI Cukup Vital
Tanam 10.000 Bibit Cabai untuk Kendalikan Inflasi
Kapolres Tegaskan, Polisi Tak Miliki Wewenang Beri Perizinan
Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did
Kemenag Himbau Jemaah Umroh Gunakan Travel Berizin
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bawaslu Mulai Jalankan Tahapan Pengawasan Pemilu
Next Article Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Alami Peningkatan
6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?