By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Pelanggaran Penggunaan Helm dan Penggunaan Jalur Masih Dominan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Pelanggaran Penggunaan Helm dan Penggunaan Jalur Masih Dominan
KALTARARAGAM

Pelanggaran Penggunaan Helm dan Penggunaan Jalur Masih Dominan

Redaksi
Last updated: 25 Oktober 2022 21:35
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Hingga berakhirnya Operasi Zebra Kayan 2022 di Tarakan, jajaran Satuan Polisi Lalu Lintas menemukan sejumlah pelanggaran Lalu-lintas namun tidak terlalu menonjol.
Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Lantas IPTU Rully Zuldh Fermana mengatakan, pelanggaran yang ditemukan masih seperti biasa yakni pengendara tak menggunakan helm dan melawan arus.

“Selama operasi, pada Minggu pertama kita mengawal kegiatan kedaerahan yaitu rangkaian Iraw. Kemudian di Minggu kedua fokus melakukan sosialisasi untuk Electronik Traffic Law Enforcement (Etle) kepada masyarakat Tarakan,” kata dia, belum lama ini.

Sementara untuk laka lantas, diungkapkan Ruly, hanya terjadi 1 kasus yang tergolong laka berat. Dibanding tahun lalu baik dari jumlah atau fatalitas jumlahnya menurun.

“Kedepan kami menindaklanjuti arahan dari Kapolri bahwa tak boleh lagi menindak dengan bersentuhan langsung ke masyarakat. Secara bertahap kami mengarahkan personel untuk menindak menggunakan Etle mobile maupun kamera Etle,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, masih ada 2 Minggu lagi untuk bulan depan mengoperasionalkan Etle. Saat ini masih mengencarkan sosialisasi ke masyarakat.

“Sosialisasi yang telah kita lakukan seperti mendatangi langsung ke masyarakat dan memberikan edukasi tentang kamera tersebut. Kita sudah pasang spanduk, kasih peringatan di dekat kamera itu. Walaupun sebenarnya masyarakat tahu kalau itu kamera Etle,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Lakukan tanam Padi perdana, Pemprov Kaltara Berharap Sajau Hilir Dapat Jadi Lumbung Padi Kaltara
Jalani Sidang Perdana, Pelaku Kasus Pembunuhan Sepupu Terancam Pasal Berlapis
Tinjau Pelaksanaan Vaksin Perbatasan, Gubernur Usulkan Penambahan Stok Vaksin
Usulkan Tiga Pergub, Dirjen ODTA Apresiasi Terobosan Kaltara
Kesepakatan UMK 2023, Sentuh Nominal 4 Jutaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Optimistis Kemiskinan dan Stunting Dapat Ditekan
Next Article Perdalam Wawasan Hukum Jurnalis, Akademisi UBT Berikan Penyuluhan Bagi Jurnalis PWI
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?