By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
UPNEWSUPNEWSUPNEWS
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
      • PEMPROV KALTARA
      • DINAS PERTANIAN PEMPROV KALTARA
    • DPR
      • DPRD TARAKAN
      • DPRD NUNUKAN
    • PEMKOT & PEMKAB
      • PEMKOT TARAKAN
      • PEMKAB BULUNGAN
      • PEMKAB NUNUKAN
      • PEMKAB MALINAU
      • PEMKAB TANA TIDUNG
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
Reading: Mulai Terasa, Efek Domino Dari Kenaikan BBM Sudah Berjalan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
UPNEWSUPNEWS
  • KALTARA
  • PEMKOT TARAKAN
  • PEMKAB BULUNGAN
  • PEMKAB MALINAU
  • PEMKAB TANA TIDUNG
Search
  • BERANDA
  • ADVETORIAL
    • PEMPROV
    • DPR
    • PEMKOT & PEMKAB
  • TEKNOLOGI
    • KEAMANAN SIBER
    • GADGET
  • HUKRIM
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • OPINI
  • RAGAM
    • PARLEMENTER
    • PENDIDIKAN
    • OLAHRAGA
    • LIPUTAN KHUSUS
    • KULINER
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
Beranda » Blog » Mulai Terasa, Efek Domino Dari Kenaikan BBM Sudah Berjalan
KALTARA

Mulai Terasa, Efek Domino Dari Kenaikan BBM Sudah Berjalan

Redaksi
Last updated: 23 September 2022 22:43
Redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

TARAKAN – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara, Slamet Romelan mengatakan, gejolak inflasi akibat kenaikan harga BBM diprediksi berlangsung bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Kenaikan harga tidak akan dirasakan serentak dalam satu momen.

Ia menjelaskan, dampak kenaikan harga BBM terhadap laju inflasi memang sudah dapat dilihat pada September 2020. Adapun, dampak di bulan berikutnya sebagai efek domino yang mengikuti.

“Kalau pendataan inflasi kan tiap bulan. Jadi, bisa mulai tertangkap di rilis 1 Oktober nanti. Tapi tidak menutup kemungkinan masih ada dampaknya di bulan lain. Karena multiplier effect-nya luar biasa,” kata Slamet, baru-baru ini.

“Makanya pemerintah  itu sangat- sangat antisipasi kenaikan BBM. Seperti kemarin kan mau naik atau nggak itu butuh waktu panjang. Karena  dampaknya bisa luar biasa,” imbuhnya.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi pada BPS Kaltara, Panca Oktianti mengatakan, persoalan inflasi di Kaltara karena sebagian besar komoditas berasal dari luar daerah. 

Kondisi ini memicu peningkatan harga jual karena adanya tambahan biaya untuk transportasi pendistribusian.

“Ketika pemerintah meningkatkan harga pertalite, salah satu dampaknya harga-harga juga terjadi peningkatan. Karena ini saling ada keterkaitan juga di dalamnya,” kata Panca.

BPS merekomendasikan agar kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) benar-benar dimaksimalkan. Utamanya dalam memastikan ketersediaan suplai kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dalam Rakor pengendalian inflasi akhir bulan kemarin, Kementerian Perdagangan menyarankan agar provinsi memproduksi komoditas yang selama ini menyumbang inflasi. Semisal di Kaltara, gubernur menyarankan masyarakat ikut tanam cabai dan bawang merah,” papar Panca.

“Hal seperti ini memang akan sedikit membantu. Utamanya dalam memenuhi kebutuhan mikro setiap keluarga,” sambungnya.

Persoalan inflasi yang mengkhawatirkan di Kaltara dari kelompok transportasi juga perlu mendapat perhatian khusus. Pemda direkomendasikan menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah pusat yang memiliki kewenangan langsung.

Print Friendly, PDF & Email
Kapolres Tarakan Akan Sosialisasikan E-TLE Saat Pelaksanaan Operasi Zebra
Dengan Berbagi, IPTA Perkenalkan Masakan Khas Tidung Kepada Warga Tarakan
Amankan 51 Narkotika jenis Ganja, Seorang Penjaga Toko Diamankan
Tenis Lapangan Kaltara Pastikan Tiket ke Semifinal Pornas Korpri
Minta Semua Proses Pelayanan Publik Mudahkan Masyarakat
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lakukan RDP dengan Dirjen Kesmas, Hasan Basri sampaikan Pentingnya Pemerataan Sistem Kesehatan Jiwa di setiap Daerah
Next Article Perbaikan Pipa Berhasil Dikebut, Suplai Air Kembali Normal
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UPNEWSUPNEWS
© 2020 - 2025 - UPNEWS.CO.ID
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Terms of Condition
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?